Aktivis: Klaim Penyaluran Bantuan Korban Puting Beliung oleh Pemkot Bogor Bertolak Belakang dengan Realitas

Ilustrasi
Ilustrasi

BOGOR (KM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan bantuan untuk korban dampak angin puting beliung yang melanda sebagian kawasan Kota Bogor beberapa waktu lalu “tepat sasaran”. Total bantuan kemanusiaan untuk korban bencana puting beliung tercatat sebesar Rp7,52 miliar lebih. Angka tersebut terdiri dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Rp5 miliar, APBD Kota Bogor Rp1,45 miliar, donasi dari rekening Solidaritas Bogor Rp763 juta dan rekening Dinas Sosial Kota Bogor Rp347 juta. Hal itu diungkapkan Walikota Bogor, Bima Arya, saat konferensi pers di Balaikota Bogor, Selasa 18/12/2018 silam.

“Melihat fenomena di lapangan jelas ini bertolak belakang dengan apa yang di katakan oleh Walikota Bogor, bahwasannya anggaran didistribusikan kepada masyarakat dan tepat sasaran, baik itu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan bantuan Provinsi dengan jumlah mencapai Rp 6,97 miliar,” ungkap Presiden Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor Iksan Awaludin kepada kupasmerdeka.com, Rabu 24/4.

“Dan ada juga anggaran donasi solidaritas-solidaritas dan juga dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor sejumlah Rp2,1 miliar, dimana anggaran tersebut disimpan di Dinsos Kota Bogor,” tambah Iksan.

Menurut Iksan, kenyataan di lapangan “sangat bertolak belakang”, lantaran faktanya masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan atau kurang bantuan perbaikan rumah dan santunan dari Pemkot Bogor maupun Dinsos Kota Bogor.

“Ya ini merupakan sebuah polemik yang sangat luar biasa dan tidak bisa didiamkan begitu saja.”

“Ini soal kemanusiaan, maka dari itu, saya mengindikasikan ada sebuah permainan bancakan anggaran penyaluran anggaran bantuan sosial,” kata Iksan.

“Tidak ada pula transparansi publik terkait penyaluran dana bansos tersebut, sesuai Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik.”

Pihaknya pun mendesak Pemkot Bogor yang baru beberapa hari sudah dilantik Walikota dan Wakil Walikota, untuk segera mengevaluasi Dinsos Kota Bogor, serta mendesak aparatur hukum, khususnya Kejaksaan Negeri untuk segera selidiki permasalahan serta keganjilan ini lebih dalam.

“Ini soal kemanusiaan, jangan sampai dipermainkan anggaran kemanusiaan tersebut,” pungkas Iksan.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*