Satker PJN Klaim Keretakan di Jembatan Baturusa Tidak Pengaruhi Struktur
BANGKA (KM) – Keretakan yang terlihat di beberapa bagian di Jembatan Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, diklaim tidak berpengaruh pada struktur jembatan. Proyek tersebut menelan dana APBN sebesar Rp 46 miliar, dikerjakan oleh perusahaan PT. Ricky Kencana Sukses Mandiri .
Pantauan KM di lokasi Jembatan Baturusa, keretakan tampak di bagian bangunan pelengkap, sementara sebagian lampu jembatan juga sudah ada yang mati. Hal ini pun ramai dibicarakan di media sosial oleh masyarakat Babel beberapa waktu lalu.
Fendi, staf di satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Bangka Belitung, Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) sewaktu dikonfirmasi KM Rabu 6/3 di ruang kerjanya menjelaskan bahwa keretakan tersebut pada bagian “protek”, yaitu “bangunan pelengkap”.
“Keretakan tersebut tidak mengganggu pada Struktur Fisik Konstruksi Jembatan Baturusa, namun keretakan itu sudah dilakukan perbaikannya oleh pihak kontraktor,” jelas Fendi.
“Mengenai lampu jembatan sebagiannya ada yang mati, Dinas Satker PJN Wilayah 1 Babel sudah menyurati pada kontraktor untuk segera menggantikan lampu yang rusak itu, karena mengingat masa pemeliharaannya itu masih tersisa 2 tahun,” ungkap Fendi.
Reporter: Dedy wahyudi/Herdianto
Editor: HJA
Leave a comment