Perseteruan di Medsos Berujung Duel Mematikan

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Sat Reskrim Polres Bogor menangkap seorang anak remaja yang menjadi pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia yang terjadi di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor.

Menurut keterangan polisi, pada hari Kamis 14/3 pagi, awalnya pelaku berjanjian untuk berkelahi satu lawan satu. Sekitar pukul 19.00 WIB malam itu, pelaku dan korban bertemu untuk menepati janji duel tersebut, berikut disaksikan oleh 5 orang temannya.

“Di lokasi kejadian, awalnya anak pelaku inisial MR terkena bacokan di bahu sebelah kanan, lalu korban terkena bacokan tangan kirinya dan anak pelaku terkena bacokan kembali di bagian mulut hingga akhirnya anak pelaku membalas korban AH (17) dengan membacok bagian atas kepalanya,” jelas Kasat Reskrim AKP Benny Cahyadi dalam konferensi pers yang digelar Polres Bogor pagi ini.

“Setelah membacok korban, lalu korban berlumuran darah di kepalanya dan celurit pun masih menancap di kepalanya. Kemudian kakak dari korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Ciampea, kemudian dilakukan penangkapan guna penyidikan lebih lanjut.”

“Yang bersangkutan baik anak pelaku maupun anak korban tidak saling mengenal, jadi sempat ejek-ejekan di media sosial kemudian sampai terpancing. Untuk yang bersangkutan akhirnya janjian untuk bertarung atau duel 1 lawan 1 dengan didampingi oleh masing-masing kelompok,” lanjutnya.

Barang bukti yang diamankan yaitu satu buah clurit milik korban dan pakaian korban.

Kasat Reskrim pun menghimbau kepada seluruh masyarakat dan orang tua untuk lebih aktif dan peduli terhadap lingkungan, terutama keluarga agar “jangan pernah sedikitpun memberi kebebasan kepada anak”, terutama di malam hari.

Reporter: Ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*