MOU Perdagangan Sudah Terlaksana, PWRI dan Investor Akan Segera Datangkan Tim Teknis dari Korea ke Belitung

BELITUNG (KM) – pertemuan di ruang rapat Bupati Belitung secara tatap muka antara PT. Tri Karya Alam (TKA) Group selaku investor dan Pemerintah Kabupaten Belitung serta Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Suriyanto PD menghasilkan kesepakatan hingga penandatanganan MOU kerja sama.

Terpantau oleh awak media rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Ketua Umum Forum UMKM Wahyu Raja Intan, investor PT. TKA Group dari Korea, David, Dirut BUMD Ajun, pimpinan PT. Matababel Nusantara Melky, Ketua DPC PWRI Belitung Endi Nomansyah dan beberapa anggota PWRI Belitung lainnya, pada Selasa 12/3 kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Suriyanto menjelaskan kepada awak media bahwa pihaknya “sangat mengapresiasi” kebijakan Pemkab Belitung terhadap para investor.

“Saya sangat menyambut baik atas kebijakan satu atap yang dijalankan oleh pak Bupati dan pak Wabub Kabupaten Belitung, Ketua DPRD Kabupaten Belitung juga Direktur BUMD Kabupaten Belitung. Jadi MOU yang kita laksanakan dalam kunjugan kerja, saya sebagai Ketua Umum PWRI adalah kerjasama peningkatan kualitas perdagangan di bidang kemaritiman, yaitu kita akan melakukan kerjasama dengan pengurus para pengusaha dari Korea untuk mengekspor hasil laut yang ada di Belitung, kemudian kita juga sudah berbicara komplit dan juga saya sudah bertemu Bupati secara langsung berikut ketua DPRD dan pak Wabup yang sangat enerjik, muda, ramah tamah dan telah menyetujui secara tertulis untuk menjalankan program tersebut,” pungkasnya, Rabu 13/3.

“Mungkin dalam akhir bulan ini kita sudah duduk bersama kembali untuk persentase secara kongkrit dalam pengembangan bidang usaha pengiriman hasil laut ke luar negri yaitu ekspor hasil laut yang kerjasamanya akan kita sepakati kemudian secara rinci oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Belitung,” sebutnya.

Sedangkan saat disinggung tentang buruh yang akan diperkerjakan, Ketum DPP PWRI mengatakan akan menyerap para pekerja dari daerah dan hanya mempekerjakan tenaga asing di bagian teknis ahli saja.

Advertisement

“Saya ini orangnya idealis terhadap NKRI jadi saya sudah membuat kesepakatan kepada Mr. David sebelum saya dan tim sampai ke Belitung ini, bawasanya kami hanya mendatangkan tim ahli, baik tim ahli penangkapan, tim ahli cold storage dan tim ahli marketingnya saja. Kalau untuk pekerja-pekerjanya baik manajemen-manajemennya, kita sepenuhnya dari masyarakat daerah itu, sudah saya sampaikan ke Bapak Bupati, saya sampaikan juga ke pak Wabup dan Ketua DPRD, berikut Direktur UKM kita demikian. Dan saya sangat-sangat mengapresiasi Bupati dan jajaranya, karena menyambut baik dan kinerjanya sangat cepat. Ini namanya sistem satu pintu yang disuarakan Presiden itu memang sudah dijalankan dipemerintahan Kabupaten Belitung ini,” tegas Ketum.

Di tempat yang sama, selaku investor, David juga ikut mengapresiasi inisiatif kerjasama tersebut.

“Saya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan sangat berapresiasi kepada Dinas Perikanan yang diwakili bapak Susanto dalam peninjauan awal sampai peninjauan akhir cold storage yang pada hari ini, kami sudah melihat kondisi di dalamnya yang sudah memadai. Baik itu bagian ruangan dan mesin operasionalnya,” pungkasnya.

Ia juga mengharapkan dengan langkah yang diberikan jalan ini, semoga apa direncanakan dapat berjalan baik dan  berkepanjangan.

“Semoga Allah Tuhan Yang Maha Esa memberi langkah, memberi kemudahan buat kita sebagai investor dan buat Pemda Kabupaten Belitung serta masyarakat setempat, agar rencana ini dapat berjalan dengan baik, serta rencana ini dapat berjalan dengan panjang dan dapat membuat wadah baru dalam bidang perikanan untuk kita agar bisa diekspor keluar, baik ke negeri Korea, Jepang dan Cina. Ini planning nya, semoga Tuhan memberi kemudahan bagi kita semua,” harapnya.

Reporter: Red Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: