HMI Kota Bogor Tegaskan Tidak Ikut Berpolitik Praktis

Sekretaris Umum HMI Kota Bogor, Herdiansyah Iskandar (dok. KM)
Sekretaris Umum HMI Kota Bogor, Herdiansyah Iskandar (dok. KM)

BOGOR (KM) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Bogor menghimbau kadernya untuk tidak ikut dalam berpolitik praktis dan turut menjaga kondusifitas pada Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang agar berjalan damai.

“Di momentum Pemilu serentak 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 nanti, menghimbau kader untuk tidak ikut-ikutan dalam politik praktis,” ungkap Sekretaris Umum HMI cabang Kota Bogor Herdiansyah Iskandar kepada awak media, Jumat 15/3.

“Saya menghimbau kepada seluruh kader HMI untuk tidak ikut ke dalam politik praktis di Pilpres ini. Karena bukan perannya mahasiswa berpolitik praktis. Yang harus dilakukan oleh kader HMI saat ini adalah memantau, mengawasi serta menjaga jalannya demokrasi di Negara Republik Indonesia,” tambahnya.

Ia mengaskan, sebagai agent of social control, HMI “harus bersifat independen secara etis maupun organisasi.”

“Sebagaimana telah tercantum dalam AD/ART HMI Pasal 6. Kita wujudkan Pemilu 2019 ini dengan damai, sukses tanpa ekses. Sudah seharusnya kita bersama-sama dengan KPU dan Bawaslu jaga integritas,” tegas Herdiansyah.

Masih kata Herdiansyah, sesuai amanat UUD 1945 pasal 1 ayat 2 tentang kedaulatan berada di tangan rakyat, sudah seharusnya pada Pemilu ini yang berkuasa adalah rakyat. “Dan mari kita bersama rakyat menjaga demokrasi, sesuai dengan konstitusi, agar dapat terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT dan menjadikan negara yang baldatun tayyibatun warobbun ghofur, negeri yang damai yang dihias dengan kebhinnekaan,” pungkas Herdiansyah.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: