Warga Minta Aparat Tutup Tambang Timah Ilegal yang Sebabkan Banjir di Kelurahan Bacang Bukit Intan

Minsan, wakil ketua RT 05 Kelurahan Bacang, Bukit Intan, bersama korban banjir (dok. KM)
Minsan, wakil ketua RT 05 Kelurahan Bacang, Bukit Intan, bersama korban banjir (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – Jebolnya tanggul kolong tambang timah ilegal menyebabkan banjir di kawasan pemukiman di RT 05 Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Warga pun berharap pada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera menindak pemilik TI tersebut.

“Sejak beroperasinya tambang timah yang dikelola seorang pengusaha bernama Ataw, penduduk yang berada di sekitar selalu mengalami banjir, apalagi pada saat musim hujan dan banjir ini bukan hanya sekali saja terjadi tahun sebelumnya sudah pernah banjir,” ungkap Apin, warga setempat, kepada KM kemarin 7/2.

Sementara itu, Minsan, wakil ketua RT 05, berharap tambang ilegal yang tidak jauh dari pemukiman warga itu agar segera ditindak.

“Pertambangan timah ilegal ini kami berharap tutup, Pemerintah dan penegak hukum secepatnya melakukan tindak tegas terhadap para pelaku penambangan tersebut,” harap Minsan.

Reporter: Robi Karnito, Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*