UNHAN Luncurkan Buku “Kepemimpinan Nusantara”

Pelucuran buku
Pelucuran buku "Kepemimpinan Nusantara" di Gedung Auditorium Kampus Bela Negara Unhan Sentul Bogor, Jumat 22/2/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Universitas Pertahanan (Unhan) menggelar peluncuran buku “Kepemimpinan Nusantara” (Archipelago Leadership) yang ditulis oleh Guru Besar Unhan Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio. Selaku pemberi Keynote Speech Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi Rektor Unhan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko. Acara yang dihadiri seluruh pejabat serta mahasiswa Unhan itu dilaksanakan di Gedung Auditorium Kampus Bela Negara Unhan Sentul Kabupaten Bogor, Jumat 22/2.

Dalam sambutan pembukaannya, Marsetio mengatakan bahwa kepemimpinan merupakan salah satu kajian yang “selalu menarik untuk dibahas dan diperbincangkan”, sebab menyangkut keberlangsungan sebuah organisasi, lembaga, perusahaan, atau bahkan negara.

“Keberhasilan sebuah negara, dalam mencapai tujuan nasionalnya sangat ditentukan oleh bagaimana para pemimpinnya di berbagai tingkatan menjalankan kepemimpinannya,” tambahnya.

Marsetio menerangkan, dalam buku ini kepemimpinan di Indonesia, dikaitkan dengan kondisi geografis yang berciri kemaritiman dengan jumlah pulau mencapai 17.499 pulau dan luas wilayah hampir 6,5 juta kilometer persegi, serta garis pantai sekitar 99.149 km.

Advertisement

“Di buku ini juga membahas gaya pemimpin dan kepemimpinan para Presiden RI, terutama terkait dengan bidang kemaritiman,” lanjutnya.

Sementara Menhan RI dalam amanahnya menyampaikan bahwa buku “Kepemimpinan Nusantara” adalah sebuah buku yang “relevan dan sangat penting untuk dijadikan referensi” dalam upaya membentuk kader-kader pemimpin nusantara di tengah derasnya dinamika perkembangan lingkungan startegi yang semakin kompleks dan sulit diprediksi.

“Seorang pemimpin tentunya harus memiliki komitmen dan integritas yang kuat, yang didasarkan landasan nilai-nilai keluhuran budi dan teguh pada keyakinannya, untuk mencapai tujuan mulia. Pemimpin sejati juga harus memiliki prinsip-prinsip kebaikan dan kebenarannya yang telah diyakininya, sehingga ia tidak mudah goyah untuk terus melangkah di dalam menghadapi tantangan dan rintangan,” jelas Menhan.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: