Terdakwa Kasus Zirkon Ilegal Belum Ditahan, Kejati Babel: “Itu Kebijakan Jaksa Yang Menangani”

Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Provinsi Babel (dok. KM)
Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Provinsi Babel (dok. KM)

BABEL (KM) – Hon Apriyanto alias Anthoni, Direktur PT Indorec Sejahtera, yang kini sudah ditetapkan sebagai terdakwa kasus pidana pembelian, penampungan dan pengolahan zirkon ilegal, sampai saat ini belum juga ditahan, meskipun perkaranya sudah siap untuk disidangkan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Kasus ini terungkap saat Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung melakukan penggerebekan terhadap sebuah pabrik di Jalan SLA Dusun III Batu Rusa, Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Babel.

Roy Arland, Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Babel, mengatakan bahwa penahanan terhadap Antoni merupakan kewenangan jaksa yang menangani perkara itu. “Itu merupakan kebijakan jaksa yang menangani, mau ditahan atau tidak merupakan pertimbangan jaksanya,” jelas Roy kepada KM kemarin 19/2.

Meskipun dulunya bos zirkon ini sudah pernah merasakan masuk ke jeruji besi di Mapolda Babel, namun kali ini Anthoni masih berada di “zona aman”.

Advertisement

Sementara itu, Hotma EP Sipahutar, Humas Pengadilan Pangkalpinang, yang juga merupakan salah satu hakim anggota membenarkan bahwa sudah ada pelimpahan kasus itu kepada pihaknya dan siap untuk disidangkan Rabu 20/2 ini.

Terkait terkesan adanya dugaan pengistimewaan terhadap Anthoni tersebut, anggota majelis ini mengakui hanya meneruskan tahanan yang sudah dilakukan pihak jaksa penuntut saja.

“Untuk mengenai penahanan, majelis hakim melanjutkan penahanan rumah yang sudah dilakukan oleh penuntut umum terhadap terdakwa. Namun apabila terdakwa mempersulit jalannya persidangan dan pasal yang didakwakan kepada terdakwa dapat dilakukan penahanan, maka majelis hakim berdasarkan kewenanganya dapat menahan terdakwa,” kata Hotma.

Reporter: Dedi Wahyudi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: