Bogor Street Festival Berdampak Kemacetan Meluas, Pengendara Minta Pemkot Perhatikan
BOGOR (KM) – Menjelang sore dengan dimulainya rangkaian gelaran Bogor Street Festival (BSF) – Cap Go Meh (CGM) yang mengusung tema “Katumbiri Lighting Festival 2019”, kawasan Jalan Suryakancana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, khususnya di depan Vihara Dhanagun, sudah mulai dipadati warga.
Pantauan kupasmerdeka.com di lokasi, acara tersebut berakibat ruas Jalan Otista mulai dari kawasan Baranangsiang dan sekitar Tugu Kujang hingga di depan Lawang Suryakancana dan pintu satu Kebun Raya Bogor (KRB) macet. Para pengendara pun harus bersabar mengantre.
Seorang pengendara dari Paledang, Bogor Tengah, Ismail, meminta agar pemerintah Kota Bogor juga memperhatikan dampak dari acara tersebut.
“Kita memahami dalam gelaran acara CGM ini, yang menjadi kegiatan dan hiburan warga Kota Bogor khususnya. Tapi dampak kemacetan juga seharusnya jadi perhatian, baik penyelenggara maupun petugas-petugas lalu lintas,” ungkapnya kepada awak media saat melintas Jalan Otista, Selasa 19/1.
“Ini masih jam aktivitas warga yang bekerja dan sebagainya, dampak kemacetan ini kenapa seperti tidak serius diperhatikan? Walau kita semua tahu dari tahun kemarin juga ada kegiatan CGM ini,” tambah Ismail.
“Ya dengan kemeriahan yang ada jangan juga berdampak kemacetan yang merugikan warga Kota Bogor, ini harus diperhatikan, jangan meriah untuk orang-orang besar saja, tapi warga kecil malah dirugikan,” tutupnya.
Reporter: ddy
Editor: HJA
Leave a comment