KOMA Masih Tunggu Kabar KPK Soal Aduan Proyek Revitalisasi Terminal Baranangsiang Sejak Maret 2015

Kondisi Terminal Baranangsiang, Kota Bogor (dok. KM)
Kondisi Terminal Baranangsiang, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Rencana revitalisasi Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, diduga terindikasi ada penyimpangan-penyimpangan, sehingga pada 31 Maret 2015 silam, masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Kota Bogor (KOMA) memberikan laporan langsung kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan pengaduan pelanggaran atau penyimpangan pada proyek revitalisasi Terminal Baranangsiang saat itu dilengkapi dengan rincian 3 bendel berkas atau data.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) KPK Febri Diansyah mengatakan, terkait aduan atau laporan dari masyarakat terkait persoalan Terminal Baranangsiang Kota Bogor yang diserahkan kepada KPK pada tahun 2015 lalu, tidak bisa disampaikan karena prosesnya masih “sangat awal”.

“Untuk ada atau tidak, atau apa informasi pengaduan masyarakat tidak dapat kami sampaikan karena prosesnya masih sangat awal,” jelas Febri kepada kupasmerdeka.com melalui pesan WhatsApp, Rabu 02/01.

Saat ditanya perkembangan laporan masyarakat yang sudah diserahkan dan diterima KPK dari tahun 2015, Febri mengatakan, informasi perkembangan pengaduan disampaikan pada pelapor.

“Informasi perkembangan laporan itu disampaikan kepada pelapor dan tidak dapat dipublikasikan,” terang Febri.

Perwakilan KOMA Wilson Pane mengatakan bahwa saat aduan kepada KPK tahun 2015 lalu, dirinya hanya mendampingi saja.

“Jadi kita dampingi teman-teman yang tergabung dalam Komunitas Terminal Barangsiang,” ungkapnya siang ini.

“Untuk perkembangan informasi lanjutannya dari tahun 2015 hingga saat ini, tidak ada informasi apapun.”

“Ya sampai hari ini tidak ada informasi dan komunikasi dari KPK permasalahan laporan tersebut,” terang Wilson.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*