Karang Taruna Leuwisadeng Alami Krisis Dualisme Kepengurusan

Logo Karang Taruna (dok. KM)
Logo Karang Taruna (dok. KM)

LEUWISADENG, BOGOR (KM) – Temu Karya kedua Karang Taruna Kecamatan Leuwisadeng, yang berlangsung di Aula Kecamatan Leuwisadeng Senin 28/1, berujung pada terjadinya dualisme kepengurusan di tubuh organisasi tersebut, dimana Sukardi terpilih sebagai ketua Karang Taruna Kecamatan Leuwisadeng yang baru.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Karang Taruna yang terpilih pada Temu Karya pertama, Alfian Fahlevi menyatakan penolakannya atas kegiatan Temu Karya kedua yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Leuwisadeng.

“Kami menolak keras Temu Karya kedua dan saya meminta Kecamatan harus tegas dalam persoalan ini,” kata Alfian.

“Sudah jelas pada Temu Karya pertama tanggal 6 Januari 2019 memutuskan saya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan, yang dihadiri oleh 6 desa dan Ketua Karang Taruna Kabupaten. Kenapa tiba-tiba ada Temu Karya kedua? Saya disini menduga Kecamatan tendensius dalam persoalan ini, seharusnya pihak Kecamatan memposisikan di tengah-tengah tidak memihak,” lanjut Alfian menegaskan.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Babakan Sadeng, Dani Adriansyah juga menyesalkan atas terjadinya hal tersebut. “Saya sangat menyesalkan sikap Pihak Kecamatan Leuwisadeng yang sudah ikut memfasilitasi Temu Karya yang kedua Karang Taruna Kecamatan Leuwisadeng,” ujar Dani.

“Jika memang Temu Karya yang pertama yang dihadiri ketua Katar Kabupaten Bogor tidak sah atau ilegal, kenapa tidak dibubarkan pada saat itu juga, ada keganjilan pada Temu Karya ulang tersebut dengan diberikannya hak suara Kecamatan, dan saya disini menduga ada kedunguan yang terstruktur,” lanjut Dani.

Sekjen Karang taruna Kabupaten Bogor Hendra Tirtana turut memberikan komentarnya atas kekisruhan tersebut. Hendra mengatakan jika yang sah adalah temu karya yang dihadiri oleh Karang Taruna Kabupaten. “Dan pemilik suara itu adalah Karang Taruna Desa, Kecamatan dan Kabupaten,” jelasnya.

Reporter: Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*