Aktivis Sayangkan Demo di PDAM Kabupaten Bogor, Anggap Hanya “Main-main Saja”

Unjuk rasa sekelompok mahasiswa di depan kantor PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Kamis 24/1/2019 (dok. KM)
Unjuk rasa sekelompok mahasiswa di depan kantor PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Kamis 24/1/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sekelompok warga yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) Bogor menggelar unjuk rasa di depan kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor siang ini, Kamis 24/1. Namun, aksi tersebut dinilai “terkesan main-main dan sekedar mencari kebutuhan belaka”. Hal tersebut diungkapkan aktivis kemasyarakatan dan lingkungan Aru Prayogi kepada KM.


“Aksi Unras di PDAM Kabupaten Bogor oleh sekelompok mahasiswa, nampak hanya bermain-main. Tidak jelas arah aksi, memperjuangkan sebuah kejelasan hukum, seperti main-main saja dan mengejar sebuah kebutuhan saja,” ungkap Aru.

“Bisa kita lihat surat izin peserta aksi 30 sampai 50 orang, tapi nyatanya hanya sekitar 8 orang, itu sudah bisa kita nilai sebagai gertak sambal saja buat instansi yang didemo,” tambah Aru.

“Kasus kejelasan hukum di tubuh PDAM Kabupaten Bogor, ini kan sudah lama terdengar, dan ada proses di Polres Bogor. Tapi kenapa kembali mendemo kantor PDAM, kan sangat tidak jelas aksi itu. Kenapa tidak demo para penegak humumnya, yang jelas-jelas tidak ada perkembangan kasus hukum di PDAM Kabupaten Bogor,” pungkas Aru.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.