4 Terdakwa Pembunuhan Mateos dan Aristo Manu Divonis Bebas

Terdakwa Melkianus Abraham bersama tiga temannya di Ruang sidang Pengadilan Negeri Rote Ndao, 29/1/2019. (Dok. Dance/KM)
Terdakwa Melkianus Abraham bersama tiga temannya di Ruang sidang Pengadilan Negeri Rote Ndao, 29/1/2019. (Dok. Dance/KM)

ROTE NDAO, NTT (KM) – Pengadilan Negeri (PN) Rote Ndao kembali menggelar sidang  perkara kasus pembunuhan yang merenggut nyawa dua orang warga Desa Mbokak pada awal tahun 2018 yang lalu yakni Mateos Manu dan Aristo Manu, Selasa pagi 29/1dengan agenda mendengarkan amar putusan majelis hakim.

Keempat orang tersangka dihadirkan oleh Kejaksaan Negeri Rote Ndao sebagai terdakwa, yakni Melkianus Abraham alias Mee dan tiga orang rekannya yakni Julius Erasmus Messakh alias Mus, Yusuf Messakh alias Usu dan Junus Lusi alias Unu.

Johanis Rihi selaku kuasa hukum para terdakwa usai pembacaan amar putusan majelis hakim kepada wartawan mengatakan dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan para terdakwa tidak terbukti secara sah dan tidak meyakinkan para terdakwa melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sehingga mereka dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

Majelis Hakim juga memerintahkan para terdakwa segera dikeluarkan dari rumah tahanan (Rutan) Ba’a, dan memerintahkan agar nama baik, hak serta martabat Melkianus Abraham dan tiga orang temannya dipulihkan dari segala tuntutan hukum.

Advertisement

“Menimbang agar nama baik para terdakwa dibersihkan dari segala tuntutan,” ucap Hakim.

Menurut Johanis Rihi, majelis hakim menimbang bahwa tidak ada kesesuaian keterangan para saksi yang dihadirkan oleh pihak Jaksa Penuntut Umum( JPU) di persidangan.

“Saya minta penyidik segera mencari pelaku pembunuhan karena pelakunya bukan lagi klien saya,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Pethres Mandala, mengatakan pihak Kejaksaan Negeri Rote Ndao mengajukan upaya hukum (kasasi) ke Mahkamah Agung setelah menerima salinan putusan Pengadilan.

“Kami ajukan upaya hukum ke Mahkamah Agung RI, karena menurut kami empat terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana sebagaimana dalama rumusan pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dan para terdakwa masing-masing dituntut dengan hukuman 20 tahun penjara,” ungkap Pethres Mandala.

Reporter: Dance henukh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: