Walikota dan Ketua MUI Kota Bogor Turut Hadiri Perayaan Natal Keuskupan Bogor

Walikota Bogor bersama tokoh lintas iman usai hadiri perayaan Natal di Aula Paroki Katedral, Rabu 26/12/2018 (dok. KM)
Walikota Bogor bersama tokoh lintas iman usai hadiri perayaan Natal di Aula Paroki Katedral, Rabu 26/12/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Walikota Bogor Bima Arya menghadiri perayaan Natal bersama yang digelar Keuskupan Bogor di Aula Paroki Katedral Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Rabu 26/12.

Hadir dalam perayaan Natal yang penuh keberagaman itu ratusan jemaat, imam, suster, dan bruder serta pengurus Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) Kota Bogor, pengurus GP Ansor Kota Bogor dan tamu undangan lainnya seperti Anggota DPR RI Maruarar Sirait.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan rasa syukur bahwa para tokoh agama kini terus merawat kebersamaan dan merangkul keberagaman.

“Kalo melihat realita orang Bogor yang asli, datanglah ketika Idul Fitri, datanglah ketika Hari Natal, disitu akan terlihat gimana guyubnya warga Bogor,” ungkap Bima kepada awak media.

“Di tahun politik saya memiliki tugas yaitu akan selalu menjamin keamanan dan terus merapatkan barisan di tengah tahun politik, yang sebentar lagi memasuki tahun baru 2019,” sambung Bima.

Bima juga mengimbau bagi warga Bogor agar tidak merayakan tahun baru dengan berlebihan. Ia juga mengajak warga Bogor untuk ber-muhasabah karena “banyaknya bencana dimana-mana dan banyak saudara-saudara yang tengah mengalami musibah.”

“Mari kita sikapi bencana ini dengan bijak dan mari kita belajar dari setiap musibah dan cobaan,” ucapnya.

Ditempat yang sama Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur menekankan soal kebersamaan. Menurutnya, Natal adalah momen kelahiran Yesus Kristus yang harus disambut dengan sukacita dan kegembiraan.

Advertisement

“Hari ini kita merayakan kegembiraan tersebut dengan saudara-saudari kita lintas iman, ini adalah saat yang baik untuk membangun persaudaraan yang kuat dalam sukacita,” ujarnya.

Secara bersamaan Ketua MUI Kota Bogor KH. Mustofa Abdullah menuturkan jika melihat sejarah NKRI itu berdiri atas berbagai golongan dan agama, yang direkat oleh ideologi Pancasila.

“Maka dari itu kita harus selalu menjaga silaturahmi walaupun kita berbeda agama,” tutur KH Mustofa.

Sementara itu, Anggota DPR RI Maruarar Sirait mengapresiasi dan menghormati dengan kehadirannya tokoh agama KH Mustofa Abdullah dan Wali Kota Bogor Bima Arya di Perayaan Natal Keuskupan Bogor yang berjalan dengan sejuk serta kedamaian.

“Saya sangat merasa hangat dengan beliau-beliau yang bersilaturahmi dan menghadiri perayaan Natal ini. Hubungan ini sudah dibangun hubungan komunikasi dan toleransi dengan baik dan saling menghormati.”

“Menurut saya tidak semua Kota dan semua daerah bisa seharmonis ini,” tukas politisi PDIP itu.

Perayaan Natal di Keuskupan Bogor diisi dengan ramah tamah dan hiburan seperti akustik dari BMV Paroki Katredal Bogor.

Reporter: ddy, rio
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: