Walikota Bogor Serap Aspirasi Warga dan Pedagang untuk Rencana Penataan Kawasan Jalan Suryakencana

Dialog Walikota Bogor dengan pelaku usaha dan warga Jalan Suryakencana, Jumat 7/12/2018 (dok. KM)
Dialog Walikota Bogor dengan pelaku usaha dan warga Jalan Suryakencana, Jumat 7/12/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Para pelaku usaha dan juga warga sekitar Jalan Suryakencana mengadakan dialog dengan Walikota Bogor di Resto Kentjana, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat 7/12.

Dengan tema “Area Pusaka Suryakencana Mau Dibawa Kemana?” turut hadir Camat Bogor Tengah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, serta puluhan warga dan pelaku usaha Jalan Suryakencana.

Koordinator pelaku usaha Jalan Suryakencana Mardilien mengatakan, dalam acara dialog ini, pihaknya bukan bertujuan untuk menyampaikan keluhan terhadap kondisi Jalan Suryakencana yang sedang dalam penataan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Ini bukan keluhan, tapi aspirasi warga yang harus kita komunikasikan dua arah, dengan pemangku pimpinan daerah, dalam hal ini adalah Walikota Bogor, dan juga dinas-dinas terkait,” ujar Mardilien.

“Jalan Suryakencana ini mempunyai ciri sendiri, sehingga menjadi Kota Pusaka di Kota Bogor. Beraktivitas di Kota Pusaka itu tidak seperti beraktivitas di kawasan lain, istilahnya ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi, akan tetapi setidaknya kita ingin menstimulasi publik, private dan privasi, jadi perlu ada kerjasama kaloborasi antara Pemkot dan warga,” terang Mardilien.

Kami semua, lanjut Mardilien, “selalu yakin Walikota punya visi dan misi, yang tentunya mengedepankan kepentingan masyarakat, maka dari itu kami ingin dengar langsung apa penyampaian dari Walikota Bogor perihal Jalan Suryakencana.”

“Saya berharap Suryakencana ini bisa proyek penataan Kota Pusaka yang baik, selain itu kita juga kenal kawasan lainnya seperti Kampung Sunda, Kampung Arab, ini bisa menjadi sebuah kolaborasi untuk menjadikan daya tarik di Kota Bogor,” ujar Mardilien.

Di tempat yang sama Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa dalam acara tersebut, pihaknya membuka ruang dialog dengan warga dalam menyempurnakan desain pembenahan untuk penataan di Jalan Suryakencana.

“Ada isu tentang akses masuk, sampah dan arus lalu lintas, itu semua kita tampung, nanti kita akan libatkan warga untuk penyusunan itu,” ujar Bima

Kata Bima, untuk arus lalu lintas kemungkinan akan dirubah, akses Jalan Roda dan Sukasari. “Masalah sampah nanti akan ada tong-tong sampah yang akan disempurkan sistem pengangkutannya,” terang Bima.

Kemudian, lanjut Bima, ada 11 titik agar warga juga bisa mendesain sesuai dengan estetika dan tidak menggangu keamanan. “Jadi ini semua dalam konteks penyempurnaan konsep penataan,” pungkasnya.

Reporter: Rio, ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*