Bupati Purworejo Buka “Festival Kuliner Purworejo 2018”

Bupati Purworejo Agus Bastian memberikan keterangan pada Pembukaan Festival Kuliner Purworejo 2018 di area Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo pada hari Jumat 7/12/2018 (dok. KM)
Bupati Purworejo Agus Bastian memberikan keterangan pada Pembukaan Festival Kuliner Purworejo 2018 di area Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo pada hari Jumat 7/12/2018 (dok. KM)

PURWOREJO (KM) – Festival Kuliner Purworejo 2018 yang diselenggarakan oleh Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) di area Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo dibuka secara resmi oleh Bupati Purworejo Agus Bastian pada hari Jumat 7/12. Pameran yang diikuti lebih dari 146 peserta ini akan berlangsung hingga Minggu 9/12.

Bupati Purworejo Agus Bastian menyampaikan apresiasi atas upaya penyelenggaran festival untuk menggali potensi kuliner di Kabupaten Purworejo.

“Kita rasakan taste atau rasanya lebih. Sebenarnya banyak kuliner yang sama enaknya tetapi yang baru harus dikemas sedemikian rupa sehingga rasanya lebih dibanding kuliner dari mancanegara. Dan diperkenalkan terus kepada anak muda yang suka makanan yang berbau-bau impor yang siap saji,” kata Bupati.

“Saya menghimbau untuk terus konsumsi hasil produksi nasional kita di setiap pertemuan untuk dapat terus disajikan dalam setiap pertemuan. Hal ini terus dikembangkan mengingat akan adanya bandara baru di Yogyakarta. Makanan tradisional tidak hanya sebagai makanan tradisional untuk oleh- oleh tetapi bisa juga untuk dinikmati,” pintanya.

Direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Purworejo Widiarso Yuliastono mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap makanan tradisional dan mengenalkannya ke masyarakat Jawa Tengah.

“Tujuan festival kuliner ini antara lain adalah untuk menciptakan babak baru bagi industri yang ada, melestarikan kuliner khas Purworejo, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap makanan tradisional dan sekaligus sebagai sarana sosialisasi dan promosi kuliner yang ada di Purworejo,” katanya.

“Makanan untuk ekspor saat ini belum ada tetapi sudah dikasih pembina UMKM tetapi sudah disiapkan untuk ekspor. Makanan khas Jawa Tengah sendiri ini misalnya clorot, gebleg pecel dan sebagainya,” katanya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*