Tanah Retak Ancam Rumah Warga Salem Brebes, Tim Gabungan Koordinasikan Tindakan Antisipasi

Tim gabungan dari BPBD, jajaran Muspika, Intel Kodim Brebes dan perangkat desa melakukan koordinasi antisipasi tanah longsor di Pasirpanjang, Brebes 30/11/2018
Tim gabungan dari BPBD, jajaran Muspika, Intel Kodim Brebes dan perangkat desa melakukan koordinasi antisipasi tanah longsor di Pasirpanjang, Brebes 30/11/2018

BREBES (KM) – Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, jajaran Muspika Kecamatan Salem, anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Kecamatan Salem serta perangkat Desa Pasirpanjang melakukan koordinasi guna mengantisipasi bahaya longsor agar tidak kembali merenggut korban jiwa. Koordinasi dilakukan di Kantor Desa Pasirpanjang, Jumat 30/11.

Hal ini terkait kejadian likuifaksi di Dusun Jojogan pasca bencana tanah longsor nasional tanggal 22/2 di Pasir Panjang yang merenggut 18 korban jiwa dan belasan luka-luka. Diketahui sebelumnya, pada Kamis 29/11 sekitar pukul 8 malam di wilayah Kecamatan Salem diguyur hujan yang sangat deras sehingga mengakibatkan pergeseran tanah yang mengancam 7 rumah penduduk Jojogan dan membunyikan sistem peringatan dini longsor Landslide Early Warning System (LEWS) yang pasca musibah tersebut dipasang oleh mahasiswa UGM di bawah kendali BPBD Brebes dan Provinsi Jateng.

Pukul 21.05 WIB di Dusun Cibuhun dan pukul 22.15 alarm di Dusun Jojogan juga berbunyi yang menandakan adanya pergerakan/ pergeseran tanah yang diakibatkan curah hujan tersebut.

Anggota BPBD Brebes Bowo mengatakan bahwa lapisan tanah yang masih muda sangat mudah terlepas di sekitar longsor lama. Tanah juga terlalu banyak menyerap air hujan. Retakan selebar 30 cm dan panjang 10 m terjadi di tebing Dusun Jojogan Desa Pasirpanjang setinggi 7 m.

“Retak dan amblesnya tanah akibat guyuran hujan yang tinggi sehingga menyebabkan rawan longsor. Membahayakan masyarakat karena ketinggian tebing mencapai 7 meter dan panjang total tebing 50 m. Warga Desa Pasirpanjang tidak perlu cemas dan khawatir namun kami himbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan, jika terjadi hujan selama satu jam lebih agar segera menjauh dari titik rawan bencana,” ajaknya.

Sementara Kades setempat, Toro, juga mengamini himbauan dari BPBD. “Bersama perangkat dan Koramil 13 Salem, akan lebih menggiatkan ronda malam serta membunyikan kentongan agar warga segera mengungsi ket empat yang lebih aman. Terlebih Jojogan, jika hujan turun cukup deras selama setengah jam apalagi alarm LEWS berbunyi,” kata Toro.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*