STKIP Muhammadiyah Bogor Canangkan Program Akseleratif Pengembangan Guna Hadapi Kompetisi PTS

Foto bersama ketua, BPH dan dosen STKIP Muhammadiyah Bogor
Foto bersama ketua, BPH dan dosen STKIP Muhammadiyah Bogor

BOGOR (KM) – Ketua STKIP Muhammadiyah Bogor periode 2018-2022, Edi Sukardi, dalam pertemuannya dengan Badan Pengurus Harian (BPH) dan Civitas Akademika STKIP Muhammadiyah Bogor beberapa waktu lalu memaparkan rencananya bahwa STKIPM Bogor ke depan harus melakukan program-program yang akseleratif di tengah-tengah kompetisi PTS, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

“Untuk itu diperlukan sinergi seluruh stakeholder yang ada untuk bersama-sama memajukan dan mengembangkan STKIPM Bogor,” terang Edi Sukardi.

Penasehat PDM Kabupaten Bogor, KH. Adang Qomaruddin, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa STKIPM Bogor sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik PDM yang dirintis sejak tahun 2002 harus terus ditingkatkan kualitasnya. “Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) harus selalu menjadikan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai spirit moral dalam berpijak dan implementasi sesuai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” ujarnya.

Masa jabatan Ketua STKIPM Bogor 2014-2018, Yusfitriadi, sudah habis setelah dua periode berturut turut menjabat. Sesuai dengan Pedoman PP Muhammadiyah Nomor 02. /PED/I.0/B/2012 Tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah pasal 23 tentang masa jabatan unsur pimpinan adalah selama 4 tahun dan unsur pimpinan dapat dijabat oleh orang yang sama maksimal 2 kali masa jabatan.

Ketua STKIPM Bogor 2018-2022 berharap STKIPM Bogor kedepannya akan lebih baik. Beberapa program prioritas antara lain pembangunan kampus 2 di Ciampea yang bekerja sama dengan BPRS Amanah Ummah dalam penyediaan lahan kampus dan pembangunannya. “Program lainnya seperti persiapan akreditasi institusi (AIPT), wisuda dan juga penerimaan mahasiswa baru sebagaimana agenda tahunan juga sudah mulai dipersiapkan,” terang Edi.

Dijelaskan juga dalam rangka peningkatan mutu dosen, pada tahun 2019 nanti ada banyak dosen yang akan menyelesaikan studi doktoralnya di beberapa kampus yang didanai dari beasiswa BUDI-DN LPDP termasuk target 2019 bahwa semua dosen tetap sudah lulus sertifikasi dosen.

Edi optimis dengan sinergi maksimal serta visi yang sama antara BPH sebagai representasi PP Muhammadiyah dan PDM sebagai pengelola STKIPM Bogor beserta seluruh dukungan stakeholders dan civitas akademika, STKIPM Bogor ke depan akan semakin maju secara signifikan.

Ketua PDM Kab. Bogor, M. Ghofar juga menyatakan bahwa tidak ada hal lain yang dapat dilakukan untuk memajukan STKIPM Bogor kedepan selain “sinergi kohesif semua unsur”.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua BPH, Duduh Nurzaman, yang menegaskan bahwa BPH sesuai tupoksinya sebagai representasi PP Muhammadiyah akan terus membina, mengayomi dan juga mengawal seluruh program STKIPM Bogor supaya visi misi yang dituju sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Persyarikatan Muhammadiyah.

Diinformasikan juga sesuai Pedoman PP Muhammadiyah tentang PTM: SK.PP No.02/PED/I.0/B/2012, bahwa BPH memiliki kewenangan seperti mengangkat dan memberhentikan dosen dan tenaga kependidikan tetap Persyarikatan atas usul PTM, melaksanakan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan PTM, dan melakukan pembinaan dan pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di PTM.

Lebih lanjut Edi juga menegaskan harapannya agar ke depan STKIPM Bogor dapat berubah bentuk menjadi Universitas, sehingga layanan pendidikannya lebih luas dan dapat menghasilkan lulusan yang lebih beragam dalam hal keilmuan atau rumpun ilmu yang ada sesuai dengan kebutuhan pemerintah, dunia kerja dan masyarakat.

“Agenda akademik terdekat yaitu sidang ujian skripsi dan proposal serta prosesi wisuda kedepan berjalan sesuai dengan kalender akademik yang telah dibuat,” pungkas Edi.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*