Pemkab Kebumen Buka “Bursa Inovasi Desa”, Tularkan Ide-ide Kreatif Antar Desa

Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menyampaikan sambutan pada Pembukaan Program Inovasi Desa diselenggarakan oleh Dispermades P3A Kabupaten Kebumen pada hari Kamis 8/11/2018 (dok. KM)
Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menyampaikan sambutan pada Pembukaan Program Inovasi Desa diselenggarakan oleh Dispermades P3A Kabupaten Kebumen pada hari Kamis 8/11/2018 (dok. KM)

KEBUMEN (KM) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dispermades P3A) Kabupaten Kebumen membuka acara “Bursa Inovasi Desa” Kabupaten Kebumen tahun 2018 dengan tema ”Terwujudnya Desa Maju, Mandiri, Sejahtera Berkelanjutan”, Kamis 8/11.

Kepala Dispermades Provinsi Jawa Tengah Nadi Santoso mengatakan program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Desa.

“Untuk disalurkan ke PDT (Program Desa Tertinggal) agar penggunaan dana desa ini berkualitas, bisa diawasi secara otomatis. Di Kabupaten Kebumen banyak sekali desa yang berkualitas, harapannya akan bisa tukar menukar inovasi sehingga desa yang belum mempunyai inovasi akan meniru dan akan berkoodinasi, saling memberikan inovasi. Tahun 2019 harapanya satu desa minimal mempunyai satu inovasi bahkan bisa lebih karena saling memberikan inovasi tersebut,” kata Nadi.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada Direktur PPMD Kemendes, PDT dan Transmigrasi RI dan Kepala Dispermades, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah.

“Kegiatan ini akan membuka jendela informasi atas ide-ide kreatif dan inovatif untuk membangun desa melalui program inovasi desa. Bursa Inovasi Desa ini diselenggarakan untuk ruang pameran kegiatan-kegiatan yang telah dinilai inovatif. Inovasi ini dipetik dari hasil kerja desa-desa berbasis potensi yang ada,” katanya.

Advertisement

“Melihat, melangkah dan menciptakan ide yang bagus dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Kemudian didayagunakan sebagai pengetahuan untuk ditularkan secara meluas terutama terkait kegiatan pembangunan desa. Dengan melihat bursa ini akan memberi inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan bagi pembangunan desa. Juga terjadi transaksi pertukaran pengetahuan kegiatan-kegiatan yang inovatif,” harapnya.

“Selain itu, desa-desa akan mempunyai kekayaan perencanaan yang lebih variatif, tidak sepi kegiatan. Sehingga desa menjadi maju, mandiri dan berkelanjutan melalui Program Inovasi Desa (PID)m diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. Mengingat PID merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa (DD).”

Selesai pembukaan, acara dilanjutkan dengan peninjauan pameran oleh Forkopimda beserta rombongan.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: