Jalan Beton Banyak Retak-retak, DBMSDA Kota Bekasi Dituding Tutup Mata

Jalan beton yang retak di Perumahan Permata 1 RW 19 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi (dok. KM)
Jalan beton yang retak di Perumahan Permata 1 RW 19 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi (dok. KM)

BEKASI (KM) – Beginilah kalau pihak Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memilih pemborong yang tidak bertanggung jawab untuk proyek yang dibiayai uang rakyat. Seperti yang terjadi dalam proyek pengecoran jalan utama di perumahan Permata 1 RW 19 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Baru terhitung satu bulan lebih dikerjakan, kondisinya sudah retak-retak seperti habis terlanda gempa bumi.

Proyek betonisasi yang dilaksanakan oleh CV Dewi Cahaya Gemilang itu memakan anggaran sebesar Rp257.876.470 dari APBD Kota Bekasi 2018, dan didapat melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Pantauan di lapangan, sejumlah titik beton jalan tersebut sudah nampak terlihat mengalami retak-retak.

Sementara itu pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Roy, saat dimintai tanggapannya enggan memberi keterangan. “Saya tidak bisa kasih tanggapan dulu bang. Karena belum ada serah terima berkas dari pihak kontraktor,” katanya.

Terpisah, ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB) Yanto Purnomo menilai kinerja konsultan serta pengawas Dinas tidak berjalan sebagaimana mestinya. “Dan sangat disayangkan, kelakuan ini dilakukan berulang kali dari taun ke tahun, jadi akibatnya banyak pembangunan proyek jalan di Kota Bekasi yang kurang maksimal dari segi mutu maupun kualitasnya,” ujar Yanto.

“Anehnya, kejadian seperti itu merupakan hal yang biasa dan selalu saja dibiarkan oleh para pengawas dan konsultan… PPTK dari DBMSDA Kota Bekasi yang tahu hal tersebut terkesan tutup mata,” jelasnya.

“Seharusnya pihak DBMSDA Kota Bekasi menindak tegas oknum kontraktor yang tidak bekerja dengan baik. Bila perlu blacklist CV oknum kontraktor yang bekerja buruk,” tambahnya.

“Supaya adanya efek jera bagi kontraktor lain agar melaksanakan pekerjaannya dengan baik, sehingga pekerjaan yang dikerjakan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tegasnya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: