Dukung Pemkab Tingkatkan PAD, Polres Rote Ndao “Jamin” Keamanan Lokasi Wisata

Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowobersama anak-anak yang berdomisili di sekitar lokasi Tangga 300 Mando, Desa Kuli, Kecamatan Lobalain (dok. KM)
Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowobersama anak-anak yang berdomisili di sekitar lokasi Tangga 300 Mando, Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Rote (dok. KM)

ROTE NDAO, NTT (KM) – Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata memiliki obyek wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Diantaranya adalah obyek wisata “Tangga Tiga Ratus” di bilangan Desa Kuli, Kecamatan Lobalaian. Meski terbilang asing bagi masyarakat di luar wilayah tersebut, akan tetapi wisata alam ini setidaknya dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang hobi traveling.

Namun sayang, obyek wisata tersebut selama ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah derah setempat. Padahal, bila lokasi tersebut dikelola dengan baik akan mendatangkan keuntungan bagi warga di lokasi obyek wisata dan juga menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Rote Ndao.

Untuk itu, guna terwujudnya semua itu, perlu adanya kerjasama semua stakeholder dalam berperan aktif mempromosikan wisata di pulau Rote, termasuk keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Menyikapi adanya potensi wisata yang ada di wilayah hukumnya, Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo mengatakan, setelah dirinya tiba di lokasi wisata Tangga Tiga Ratus, ia kagum dengan keindahan alamnya.

“Kita seakan berdiri diatas Pulau Rote karena viewnya melihat seluruh wilayah Pulau Rote,” kata Bambang Hari Wibowo saat melakukan kunjungan perdana ke obyek wisata tersebut, baru-baru ini.

Pihaknya pun sangat mendukung pengembangan wisata di pulau dengan julukan pulau sejuta lontar, bahkan menurutnya, pulau ini jika ditata dengan baik akan menjadi Bali kedua di wilayah paling selatan NKRI.

“Dalam rangka mendukung pemerintah daerah kabupaten Rote Ndao untuk memajukan 14 destinasi wisata, maka kita melakukan kunjungan ke Tangga Tiga Ratus sebagai salah satu obyek wisata yang pemandangannya sangat menarik seperti Bali ketika di tahun 1980 silam. Kami melihat Pulau Rote wilayahnya masih alami dan elok untuk dijadikan destinasi wisata,” ucapnya.

Advertisement

Pada kesempatan tersebut Bambang menegaskan, personel Polres Rote Ndao “siap” menjamin keamanan dan memberikan perlindungan bagi para pengunjung atau wisatawan yang mengunjungi setiap objek wisata di kabupaten paling selatan di Indonesia ini, dan dirinya meminta setiap pengunjung menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan lingkungan.

Menurutnya, 14 objek wisata yang ada di Rote Ndao, jika dikelola dengan maksimal dapat meningkatkan pendapatan daerah.

“Polres Rote Ndao mendukung pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata dan penataan objek wisata,” ungkap Kapolres.

Sementara Pj Kepala Desa Kuli, Dominggus Fanggi, mengucapkan terima kasih kepada Polres Rote Ndao yang bersedia menjamin keamanan di lokasi wisata dan dirinya mendukung pemerintah dalam penataan obyek wisata Tangga Tiga Ratus.

Selain itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur di lokasi tersebut.

“Kami siap mendukung pemerintah dan akan kami koordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur,” kata Dominggus.

Yakobis Mesakh, seorang tokoh masyarakat Desa Kuli mengharapkan agar pemerintah daerah menata obyek wisata Tangga Tiga Ratus sejajar dengan tempat wisata lain.

“Saya harapkan pemerintah daerah menata tempat wisata ini agar sejajar dengan tempat wisata lain, itu saja,” ungkapnya.

Reporter: Dance Henukh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: