Disbudpar Bogor Lakukan Uji Kompetensi Bagi Pemandu Wisata dan outbound

Uji kompetensi/sertifikasi pemandu wisata dan jasa outbound Disbudpar Kabupaten Bogor (dok. KM)
Uji kompetensi/sertifikasi pemandu wisata dan jasa outbound Disbudpar Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) bagi para pelaku usaha pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor menggelar uji kompetensi/sertifikasi bagi pelaku usaha wisata dan jasa outbound di Hotel Rizen Premier, 29 November-1 Desember 2018.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Bangbang Patmanegara mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya sertifikasi ini untuk pelaku usaha seperti hotel dan kegiatan pariwisata lainnya. “Khusus hari ini untuk pemandu wisata dan jasa outbond,” ungkapnya kepada awak media.

“Uji kompetensi/sertifikasi ini tentunya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas serta meningkatkan kompetensi bagi para pemandu wisata, agar memiliki daya saing,” sambungnya.

“Disbudpar akan terus memfasilitasi dan membantu pelaku usaha di sektor pariwisata, sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Disbudpar akan berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM agar dapat bersaing dalam menghadapi era globalisasi saat ini,” terang Bangbang.

Advertisement

“Harapannya, peserta yang terlibat dalam kegiatan ini mampu mempelajari materi yang telah disampaikan untuk di uji besoknya,” tambahnya.

Di tempat yang sama Direktur Lembaga Seritifikasi Profesi (LSP) Pramindo Sri Suryani menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi yang akan berlangsung selama tiga hari ini diawali dengan pengisian aplikasi assigment sebelum melakukan sertifikasi.

“Ya hari ini baru pengisian administrasi saja seperti, Apl 01 prosedur sebelum melakukan sertifikasi dan Apl 02 formulir mengakses diri sendiri,”

Kata Sri, program ini menjadi amanah dari pemerintah, untuk dapat menjadikan tenaga profesional yang memiliki kualitas dan kuantitas teruji.

“Dengan potensi mendapatkan sertifikat, sehingga SDM memiliki daya jual dan daya saing dengan negara lain se-Asean,” pungkasnya.

Reporter: ddy, Rio
Editor: HJA

 

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: