Upacara HUT TNI ke-73 di Kota Bogor Diwarnai Penampilan Marching Band, Tunggul Kawung dan Barongsai

Danrem Kolonel Inf Mohamad Hasan bertindak selaku Inspektur Upacara dalam upaxara peringatan HUT TNI ke-73 di lapangan Yonif 315/Garuda Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 05/10/2018 (dok. KM)
Danrem Kolonel Inf Mohamad Hasan bertindak selaku Inspektur Upacara dalam upaxara peringatan HUT TNI ke-73 di lapangan Yonif 315/Garuda Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 05/10/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Upacara peringatan HUT TNI ke 73 tahun 2018 digelar Korem 061/Suryakancana bertempat di lapangan Yonif 315/Garuda Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 05/10/2018, dihadiri seluruh petinggi militer di Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Wakil Walikota Bogor, Sekda, Ketua DPRD, jajaran SKPD Pemkot Bogor, pengurus MUI Kota Bogor, perwakilan sari sejumlah ormas dan pelajar Kota Bogor serta prajurit dan PNS satuan wilayah Kota/Kabupaten Bogor.

Bertindak selaku inspektur upacara Danrem Kolonel Mohamad Hasan sedangkan sebagai Komandan Upacara Wadan Yonif 315/Garuda Mayor Inf Samuel Yoga. Peringatan upacara HUT ke-73 TNI kali ini mengangkat tema “Profesionalisme TNI untuk Rakyat”.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Irup, Panglima TNI mengajak untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban masyarakat di Palu, Donggala, dan Sigi yang tertimpa bencana alam gempa dan tsunami.

“Oleh karenanya sangat tepat apabila peringatan HUT TNI ke-73 tahun 2018 ini, mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat. Tema singkat namun padat ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara, adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Panglima.

Panglima melanjutkan, TNI sebagai satuan yang siaga di masa damai, harus membantu Pemerintah menanggulangi bencana yang terjadi di berbagai daerah. Pada tahun 2018 ini, TNI telah terlibat dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah, seperti kejadian Iuar biasa gizi buruk di Asmat, Papua, letusan gunung Agung di Bali, kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera, gempa bumi di Lombok, dan saat ini gempa bumi di Palu.

Dalam tugas-tugas selain perang, TNI juga terlibat dalam pengamanan pemilu. TNI berkomitmen untuk terus menjaga netralitas, dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. Kesuksesan pengamanan Pilkada 2017 dan 2018 menjadi batu pijakan dalam pengamanan pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden tahun 2019. Salah satu kuncinya adalah tekad TNI untuk terus penjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjadi benteng bagi keutuhan NKRI.

Selesai kegiatan upacara dilanjutkan dengan demonstrasi marching band Pusdikzi Kodiklatad, Tunggul Kawung binaan Disbudpar Kota Bogor dan penampilan barongsai.

Kegiatan upacara ditutup oleh pemotongan tumpeng oleh Danrem 061/Sk untuk diberikan kepada salah satu prajurit yang berprestasi, dan diakhiri dengan foto bersama dengan seluruh tamu undangan dan peserta upacara.

Reporter: Rio, ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*