Puluhan Pelajar dan Netizen Ikuti Pelatihan Counter Opini untuk Pemilu 2019 Damai

Ketua pelaksana kegiatan pelatihan Satgas Nusantara, Arief Lukmanul Hakiem, pada Pelatihan Counter Opini dan Kontra Narasi untuk Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di Gedung Tribun, Jakarta 20/10/2018 (dok. KM)
Ketua pelaksana kegiatan pelatihan Satgas Nusantara, Arief Lukmanul Hakiem, pada Pelatihan Counter Opini dan Kontra Narasi untuk Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di Gedung Trubus, Jakarta 20/10/2018 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – “Satgas Nusantara” menyelenggarakan pelatihan “Counter Opini untuk Pemilu 2019 Damai” pagi ini 20/10 di Aula Gedung Trubus, Jakarta Pusat. Pelatihan tersebut menghadirkan pengurus MUI Jakarta Utara Ustadz Achmad Thoyib dan Tim Kontra Narasi Bhayangkara Indonesia News (BINs) sebagai pemateri.

Tajuk-tajuk materi pelatihan kali ini meliputi Wawasan Kebangsaan dan Politik Identitas dari Sudut Pandang Islam, Potret dan Strategi Counter Opini dari Aspek Teknologi Informasi serta Kontra Narasi dan Penguasaan Media Sosial.

“Konflik yang ada dalam media sosial sekarang bahkan merambah ke dalam dunia nyata makanya harus diredam antara lain dengan penyampaian informasi yang benar dan atau meluruskan informasi yang kurang benar menjadi benar,” kata ketua pelaksana Arief Lukman dalam pembukaannya.

“Generasi muda harus menjadi ‘pendingin’ dalam meredam semua gesekan yang mungkin terjadi selama proses Pemilu 2019. Inilah tujuan dari pelatihan ini,” lanjut Arief.

Dalam kesempatan itu Ustadz Achmad Thoyib dari MUI Jakarta Utara mengatakan bahwa kekuatan bangsa tergantung empat hal penting.

“Kekuatan bangsa tergantung pada empat hal yaitu ajaran yang baik dari para pemuka agama (ulama, pendeta, pendeta). Yang kedua adalah adilnya para umaro atau pemimpin. Pemimpin apapun harus adil tergantung atau disesuaikan kebutuhan,” pesannya.

“Yang ketiga adalah kedermawanan para hartawan dan keempat adalah menyayangi fakir miskin,” pungkasnya.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*