Pengusaha Tambang, Transportasi dan Muspika Parung Panjang Kembali Rundingkan Jam Operasional bagi Truk
BOGOR (KM) – Jajaran Muspika Parung Panjang bersama masyarakat dan pengusaha tambang serta pihak transporter kembali mengadakan pertemuan di GOR Griya Elok, Desa Kebasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Kamis 25/10.
Pertemuan tersebut masih membahas jam operasional bagi kendaraan truk tronton yang melintas di jalur Parung Panjang dan sekitarnya. “Masih sangat alot, masing-masing pihak mempertahankan prinsipnya, padahal beberapa waktu lalu sudah ada kesepakatan bersama namun tidak terlalu efektif,” ujar Kepala Dinas LLAJ Kabupaten Bogor, Rustandi.
Lanjut Rustandi, pertemuan kali ini lebih sulit karena tidak adanya titik temu yang diharapkan oleh semua pihak untuk mengakomodir keinginan masyarakat terkait jam tayang melintas untuk kendaraan besar (tronton).
“Walaupun pihak transporter tidak setuju akan kesepakatan/perjanjian bersama ini, numun perjanjian akan tetap berjalan dan harus ditaati, dan dilaksanakan sebagaimana kesepakatan beberapa waktu lalu,” sambungnya.
Dalam acara tersebut turut hadir dan menandatangani kesepakatan bersama, Camat Parung Panjang Edi Mulyadi, Danramil Kapten Agus Purmana, Kapolsek Parung Panjang Kompol Nurahim, perwakilan quarry, pihak transporter dan masyarakat Parung Panjang.
Reporter: Hendrawan, Narto
Editor: HJA
Leave a comment