Bejat! Kakek ini Cabuli Cucunya Sendiri

ilustrasi
ilustrasi

BOGOR (KM) – Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kali ini korbannya adalah anak sekolah yang masih duduk di bangku SD. Pelakunya tak lain adalah kakek korban sendiri. Pihak keluarga pun sangat kaget saat mengetahui bahwa  bocah itu menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh orang yang tak lain masih keluarganya.

“Awalnya pelaku bertamu ke sini bilang ke mamahnya korban, ‘katanya ini anak pengen fried chicken,’ kemudian anaknya dibawa dari pukul 10.00 WIB sampai pulangnya pukul 15.00 WIB,” ungkap Ari, nenek korban, Sabtu (6/10).

“Ketika pulang, posisi celana dalam si anak sudah terbalik. Bukannya beli [makanan] di daerah Kelapa Tujuh [Dramaga], malah dibawa ke daerah Ciomas dekat rumah dia. Sampai di situ kemudian dibawa masuk ke rumahnya yang gelap dan korban langsung ditelanjangi, diboboin, digoyang-goyang,” lanjut Ari.

“Ditanya kenapa celana dalam anak terbalik, pelaku menjawab, ‘itu tadi dia (korban) pipis,’ selanjutnya dia langsung pulang sama istrinya. Tidak lama kemudian korban sakit selama dua bulan dan setelah diperiksa paha anak itu pada biru-biru,” sambungnya.

“Pas dia bilang ke saya waktu pulang dari sawah, ‘Ma…(mama) sini ma’ itu setelah dua bulan sakit. ‘Tangan emak buletin… pengen tau engga, punya abah besarnya selingkaran itu, panjangnya segini,’ sambil menunjukkan lengan. ‘Makanya aku lagi sakit paha aku biru-biru ketusuk-tusuk punya abah,'” ujar nenek itu meniru cerita korban.

“Oh kok gitu ya? Eneng kamu diapain? ‘Ga nyampe-nyampe, cuma kena paha, langsung aku dibantingkan. Ini aku juga sakit,’ sambil memperlihatkan punggungnya,” tuturnya.

“Saya tidak mengira kalau anak itu abis digituin sama kakeknya… Pada Senin (1/10) saya bawa ke Puskesmas Ciherang, namun sama petugas Puskesmas disuruh ke Polsek dulu.”

Keluarga anak itu pun langsung ke Polsek Dramaga, kemudian ke Polres Bogor untuk membuat laporan.

“Buat laporan di Polres, kata di Polres, ‘nanti kalau sampai dia [pelaku] diciduk, nanti jangan dimaafkan, nanti sia-sia nih laporan, jangan dicabut ya laporannya. Nanti kalau sudah diciduk ibu juga diundang nanti ke sini.’ Benar diciduk tapi hanya seminggu,” jelasnya.

Saat dikonfrimasi melalui pesan WhatsApp, penyidik PPA di Polres Bogor mengatakan bahwa kasus tersebut “sedang diproses.”

Sementara itu, Putu Elvina, Komisioner KPAI Bidang Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) melaui pesan WhatsApp menuturkan bahwa pihaknya telah menyurati Kepolisian untuk meminta keterangan terkait perkembangan kasus ini.

“Staf saya hari ini (8/10) menyurati Kepolisian untuk perkembangan kasus ini,” kata Putu kepada KM Senin lalu 8/10.

Reporter : Deva
Editor : HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*