Polisi Ringkus Pengedar Uang Palsu Rupiah dan Dolar di Bantar Kemang

Barang bukti uang palsu yang diamankan Polsek Bogor Timur, Kamis 20/9/2018 (dok. KM)
Barang bukti uang palsu yang diamankan Polsek Bogor Timur, Kamis 20/9/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Polisi menangkap tiga pengedar uang palsu di wilayah Bantar Kemang, Bogor Timur, Kota Bogor. Dari para tersangka, polisi mengamankan uang palsu sebanyak 1.800 lembar dalam pecahan Rp 100 ribu rupiah, dua lembar koran uang palsu pecahan Rp 100 ribu rupiah yang belum digunting, dan satu lembar koran uang palsu pecahan 1 dolar Amerika Serikat yang belum digunting dengan jumlah 50 dolar.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, ketiga tersangka ditangkap setelah pihak Polsek Bogor Timur mendapat laporan warga terkait dugaan adanya peredaran uang palsu.

“Kemudian dilakukan penyelidikan, hingga akhirnya anggota melakukan penangkapan kepada ketiga tersangka di sebuah warung di daerah Bantar Kemang,” kata Kombes Ulung di Polsek Bogor Timur, Kamis (20/9/18).

Adapun kronologis kejadian, sambung Ulung, berawal dari informasi masyarakat di wilayah Bogor Timur, yang memberitahukan ada seorang yang menawarkan uang dari PERURI, yang dijualbelikan dengan janji akan melipat gandakan sepuluh kali lipat. Uang palsu tersebut ditransaksikan kepada korban dengan perbandingan satu uang asli dan dua uang palsu.

“Atas informasi tersebut anggota Reskrim Polsek Bogor Timur Kota Bogor langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tiga orang pelaku pada Rabu (19/9/18) malam. Sebenarnya ada empat orang tersangka saat penangkapan. Namun, satu orang berhasil melarikan diri. Ketiga tersangka yang diamankan yakni MCH (48) asal Cianjur, HS (48) asal Bogor, dan R (49) asal Sukabumi,” kata Ulung.

Perkara yang disangkakan adalah penipuan dan atau pemalsuan uang sesuai dengan Pasal 378 KUHP SUB Pasal 36 UU No.7 tahun 2011 tentang mata uang, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan atau denda sebesar 100 miliar.

“Kita masih kembangkan kasus ini, pelaku masih akan didalami keterangannya. Terkait dimana uang palsu ini dibuat, ke mana saja diedarkannya, dan siapa saja jaringannya,” ungkap Ulung.

Reporter: ddy/Rio
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*