Mulai Oktober 2018, PDAM Kota Bogor Akan Terapkan Kenaikan Tarif

Pemberian Penghargaan Kepada Pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Senin 10/9/2018 (dok. KM)
Pemberian Penghargaan Kepada Pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Senin 10/9/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Manajer Quality, Health, Safety & Environment (QHSE) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Hendra Setiawan, menyampaikan rencana penyesuaian tarif PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, yang rencananya berlaku mulai rekening bulan Oktober dibayar bulan November 2018. Pengumuman tersebut ia sampaikan dalam apel pagi kemarin, 10/09/2018.

Penyesuaian tarif ini dianggap penting untuk “peningkatan pelayanan pelanggan dan kelancaran operasional PDAM,” seperti perawatan infrastruktur, pengadaan bahan-bahan kimia untuk pengolahan, listrik, bahan bakar minyak, dan lain-lain.

“Perhitungan dan penetapan tarif air minum baru ini didasarkan pada prinsip keterjangkauan dan keadilan, mutu pelayanan, pemulihan biaya (full cost recovery), efisiensi pemakaian, transparansi dan akuntabilitas, serta perlindungan air baku. Dasar hukumnya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri No 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dan Peraturan Walikota Bogor No 66 Tahun 2018 tentang Tarif Air Minum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor,” terang Hendra.

Ia memaparkan, “prinsip keterjangkauan” yang dimaksud adalah 4% dari penghasilan alokasi untuk konsumsi air. Contoh dengan UMK Kota Bogor Rp3.550.000, maka alokasi 4% adalah Rp142.000. Dengan pelanggan golongan rumah tangga R1 asumsi pemakaian 20 m³, rekening air yang dibayar sebesar Rp58.800, maka alokasinya hanya 1.67%, sehingga menurutnya, tarif baru PDAM masih terjangkau.

Tarif air minum ditetapkan berdasarkan klasifikasi kelompok pelanggan dan jumlah pemakaian yang diperhitungkan secara progresif.

Selain pengumuman tersebut, enam pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor juga menerima penghargaan masa kerja 20 tahun dalam apel pagi itu.

Keenam pegawai tersebut adalah Abdillah (Staf Asisten Manajer Sumber), Hendra Permana (Asisten Manajer Pembaca Meter), Bachtiar Rivai (Staf Asisten Manajer Pengolahan 2), Sarkis Suhermanysah (Staf Asisten Manajer Pengolahan 1), dan Novia Mochamad Fitri (Supervisor Sumber Ciherang Pondok dan Tangkil).

Reporter: ddy07, Rio
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*