Ganti Baju 13 Kali, Bima Arya Kumpulkan Rp 451 Juta untuk Bantu Lombok

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Muspida serta warga Kota Bogor saat galang dana untuk korban gempa Lombok (dok. KM)
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Muspida serta warga Kota Bogor saat galang dana untuk korban gempa Lombok (dok. KM)

BOGOR (KM) – Langkah Bima Arya semakin bersemangat ketika antusias warga dalam aksi menggalang donasi dalam gerakan #BogorUntukLombok semakin tinggi. Kegiatan menghimpun dana bantuan kemanusiaan dengan cara yang unik ini pun sukses mencapai target.

Bima Arya bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), komunitas lari dan warga turun ke jalan berlari mengelilingi pedestrian Kebun Raya Bogor. Hal itu sebagai bagian dari gerakan untuk membantu Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tertimpa bencana gempa beberapa waktu lalu.

Tidak sekedar mengajak warga mengulurkan tangan membantu korban gempa, dalam aksinya Bima Arya secara sukarela berlari sejauh 10 kilometer serta mempersilahkan sponsor yang melakukan donasi untuk mencantumkan logo di jersey yang digunakan walikota Bogor itu.

Satu jersey yang dipakai Bima Arya dihargai nominal tertentu oleh donatur. Kemudian, hasil penghimpunan dana itu seluruhnya akan didonasikan kepada gerakan #BogorUntukLombok. Bima Arya rela berganti baju sepanjang perjalanan sesuai permintaan donatur demi membantu Lombok.

“Tadi setiap kilometer, supaya lebih menarik para donatur saya bersedia untuk lari dengan mengenakan kaos yang disediakan donatur. Ada sekitar 13 kali saya ganti baju atau artinya 13 donatur yang melakukan donasi. Tentu ini diluar ekspektasi ya, karena kami menargetkan menghimpun donasi Rp300 juta tapi rupanya bisa mencapai Rp451 juta. Alhamdulillah. Terimakasih kepada warga Bogor,” ungkap Bima di sela acara Charity Run #BogorUntukLombok yang dipusatkan di Plaza Balaikota Bogor, Minggu (02/09/2018).

Ia menambahkan, angka donasi itu akan terus bertambah karena pihaknya masih akan terus membuka layanan donasi hingga 9 September 2018 sebelum diserahkan langsung ke Lombok pada 10 September 2018.

“Target kita naikkan dari Rp300 juta menjadi setengah miliar. Kelihatannya akan tercapai. Ini belum dihitung dengan aksi para seniman Bogor, website kitabisa.com. Insya Allah minimal setengah miliar bisa kita sampaikan,” terang Bima.

Bentuk bantuan yang akan diberikan, kata Bima, masih tentatif sesuai kebutuhan pengungsi di Lombok. “Kita masih koordinasi dengan pemerintah Lombok serta Provinsi NTB juga. Sebaiknya dalam bentuk apa diberikan, apakah langsung dalam bentuk barang atau uang tunai. Tergantung pada situasi di sana,” jelasnya.

“Saya mendapatkan informasi jika di sana butuh bantuan berupa bantuan toilet umum. Tapi nanti kami akan dikoordinasikan supaya tepat sasaran dan tepat fungsi. Dan yang lebih penting juga, kami akan mendatangkan psikolog untuk story telling, trauma healing di sana karena banyak anak-anak di sana, kita akan menghibur di sana. Kita akan membawa para pakar keluarga untuk pemulihan pasca bencana,” tambah Bima.

Bima Arya juga tak henti-hentinya mengajak warga Bogor lainnya yang ingin berpartisipasi dan berdonasi melalui laman web https://kitabisa.com/bogoruntuklombok atau bisa melalui rekening 0089675979100 Bank BJB Cabang Bogor a/n Bogor For Lombok.

Reporter: ddy07
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*