DPD Akan Dorong Pembentukan 173 Daerah Otonomi Baru

Anggota DPD RI, Fachrul Razi (dok. KM)
Anggota DPD RI, Fachrul Razi (dok. KM)

JAKARTA (KM) – DPD RI melalui Komite I akan memanggil dan mengundang seluruh calon Daerah Otonomi Baru (DOB) ke Gedung Nusantara V di Kompleks Parlemen Senayan pada 24 September 2018 mendatang. Undangan tersebut terkait konsolidasi antara Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Seluruh Indonesia (Forkonas DOB Se-Indonesia) dengan DPD RI untuk mendorong percepatan pemekaran daerah otonomi baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi, Senator asal Aceh dan pendiri Forkonas. Dirinya mengatakan jika Komite I DPD RI secara tegas mengambil sikap bahwa 173 DOB yang sudah diajukan akan segera dijadikan daerah definitif.

“Kami dari unsur pimpinan DPD RI pada tahun lalu telah bertemu dengan Wapres selaku Ketua DPOD dan Kami secara tegas meminta pemerintah menyetujui pemekaran daerah, akan tetapi sikap pemerintah tetap melakukan moratorium terhadap pemekaran daerah,” kata Fachrul Razi.

Fachrul Razi juga menegaskan jika DPD RI secara jelas dan tegas berdiri bersama Forkonas DOB Se Indonesia dan akan tetap memperjuangkan Daerah Otonomi Baru. “Tuntutan ini adalah hak konstitusi yang akan terus diperjuangkan, selama 4 tahun kita terus berjuang tanpa lelah, jangan mengira baru menjelang Pemilu isu ini muncul tapi perjuangan ini sudah bertahun-tahun dan kita yakin DOB se Indonesia akan terwujud dengan ditandatanganinya PP Disertada dan PP Detada,” tegasnya.

Fachrul Razi juga mengatakan kalau pemerintah sudah membuka keran penerimaan PNS atas desakan DPD RI dan DPR RI. “Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI hingga kini terus memperjuangkan pembentukan 173 daerah otonomi baru di seluruh Indonesia, karena pemekaran daerah diyakini mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Bagi yang tidak mendukung silahkan rakyat ingat siapa wajah-wajah mereka, karena kita tetap memperjuangkan hak politik kita, sebenarnya mereka juga mengambil panggung mencari popularitas dengan menentang perjuangan ini,” terang Fachrul Razi.

Sementara itu, Forkonas dalam isi suratnya yang ditujukan ke Pengurus Forkonas, Dewan Pakar Forkonas, Ketua Forkoda Se-Indonesia, Ketua Presidium I (Ketua Panitia Pembentukan CDOB se Indonesia), dan tokoh pejuang DOB di masing-masing CDOB se-lndonesia meminta agar semua menghadiri audiensi dengan Komite I DPD RI dalam rangka mendorong akselerasi pembentukan daerah otonom baru seluruh Indonesia.

Selain itu, surat FORKONAS yang ditandatangani oleh Ketua Umum Sehan Salim Landjar dan Sekjen Abdurrahman Sang juga mengagendakan “aksi nasional” di depan Istana Presiden RI usai audiensi dengan DPD RI.

Tuntutan dan isu utama dalam aksi nasional tersebut adalah segera menetapkan/menerbitkan PP Desartada dan Detada sesuai amanat Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 selambat-lambatrya pada 31 Oktober 2018.

Reporter: Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*