Bantah Curi Start Kampanye, Jokowi: “Masyarakat Perlu Informasi Tentang Hasil Kerja Pemerintah”

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers (dok. Setpres)
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers (dok. Setpres)

BOGOR (KM) – Sebagai humas pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika memang bertugas salah satunya untuk menyampaikan program, kebijakan, kegiatan, dan capaian pemerintah melalui berbagai saluran yang tersedia kepada masyarakat. Hal itu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008, Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2015, dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015.

Demikian ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo saat diminta tanggapannya oleh para jurnalis mengenai iklan layanan masyarakat yang ditayangkan di salah satu saluran publik.

“Itu kan memang tugasnya Kominfo, amanat undang-undang, bahwa pembangunan yang sudah selesai atau yang masih dalam proses memang terus diinfokan supaya masyarakat bisa mengikuti. Kalau dulu Menteri Penerangan ya menerangkan, masa disuruh diam,” ujarnya di Bogor, pada Jumat, 14 September 2018.

Menurutnya, informasi serupa itu sebenarnya sudah sering ditayangkan bahkan sejak beberapa tahun lalu melalui berbagai macam saluran, termasuk salah satunya dapat ditemukan melalui kanal YouTube.

“Masyarakat kan perlu mendapatkan informasi yang sebanyak-banyaknya. Kita ini ingin menyampaikan apa adanya,” ujar Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi merespon adanya tudingan dari sebagian kalangan, khususnya netizen, bahwa iklan-iklan layanan publik yang ditayangkan di televisi dan bioskop yang memperlihatkan kinerja pemerintah dan pembangunan infrastruktur merupakan kampanye Jokowi menjelang Pilpres April depan.

Reporter: Gumilar Abdul Latif
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*