Aktivis Sesali Kacaunya Proyek Rumdin Puskesmas Desa Benteng Pangkalanbaru

Dedy Wahyudi, Wakil Ketua LSM Gebrak Sriwijaya Babel (dok. KM)
Dedy Wahyudi, Wakil Ketua LSM Gebrak Sriwijaya Babel (dok. KM)

BABEL (KM) – LSM “Gebrak Sriwijaya” Babel menyoroti pekerjaan Rumah Dinas Pukesmas Desa Benteng, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, yang dikerjakan oleh perusahaan
CV Karya Koba Jaya dengan anggaran sebesar Rp 689.644.000.

Minggu (02/09/2018) sekitar pukul 11.20 WIB, Dedy Wahyudi, Wakil Ketua LSM Gebrak Sriwijaya Babel, turun ke lokasi pekerjaan proyek tersebut. Ia mengaku “sangat menyesali” tingkah oknum konsultan supervisi proyek rumdis Pukesmas Desa Benteng, yang dinilai tidak efektif menjalankan tugas pengawasan.

“Kami sangat menyesali, dengan tingkah oknum konsultan supervisi yang terkesan masih malas dalam menjalankan tugas pekerjaannya selaku pengawas kegiatan Proyek. Padahal seharusnya konsultan supervisi dalam suatu proyek punya tugas dan tanggung jawab antara lain menyelenggarakan administrasi umum mengenai pelaksaan kontrak kerja, melaksanakan secara rutin pengawasan selama proyek itu di laksanakan dan konsultan supervisi juga bekerja menggunakan anggaran uang rakyat juga,” tegas Dedy.

Ia juga menanggapi tidak lengkapnya informasi untuk publik yang seharusnya tercantum pada plang proyek rumah dinas Pukesmas Desa Benteng, yang menurutnya melanggar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum.

“Papan plang proyek terkesan tertutup dilihat di lokasi pekerjaan, mestinya plang proyek terpasang di tempat yang mudah dilihat masyarakat serta mudah terbaca, sesuai dengan ketentuan peraturan Permen PU No 29/PRT/M/2006. Ditambah lagi di plang proyek tidak mencantumkan nomor dan tanggal kontrak, lokasi kegiatan, berikut nama perusahaan konsultan pengawas,” tegasnya.

Reporter: Robi Karnito
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*