SDN 03 Citayam Ditengarai Banyak Pungli, Kepsek: “Kami Akan Benahi”

SDN 03 Citayam (dok. KM)
SDN 03 Citayam (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pungli atau pungutan liar adalah berbagai macam tarikan yang melanggar peraturan, yang dibebankan oleh sekolah kepada siswa sebagai pembiayaan berbagai macam kegiatan. Pungli di sekolah terjadi karena tidak adanya partisipasi dan transparansi masyarakat dalam penyusunan RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah).

Pungutan yang dilakukan oleh sekolah dapat digolongkan sebagai pungutan liar apabila dikeluarkan tanpa persetujuan wali siswa (orang tua murid) dan mengandung paksaan dalam pembayarannya.

Hal ini yang terjadi di SDN 03 Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dengan jumlah murid totalnya 830 dan penerimaan sebanyak 132 siswa/siswi pada tahun ajaran baru ini, setiap murid dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp600.000 dan untuk daftar ulang setelah penerimaan rapor kenakan biaya sebesar Rp15.000, dan sekolah pun memungut biaya lagi untuk buku-buku Lembar Kerja Siswa (LKS), yang didapat dengan kerjasama dengan salah satu distributor yang ditunjuk oleh pihak sekolah.

Advertisement

Saat dikonfirmasi, pihak sekolah pun membenarkan adanya pungutan-pungutan liar ini.

Namun, kepala sekolah SDN 03 Citayam Abdul Syukur mengaku akan “membenahi” pelanggaran-pelanggaran tersebut.

“Kami akan membenahi semua ini,” kata Abdul Syukur, Jumat kemarin (10/8).

Ia pun mengklaim bahwa dirinya baru menjabat sebagai kepala sekolah, dan “hanya mengikuti aturan sebelumnya”.

“Saya belum lama menjadi kepalah sekolah di sini, jadi hanya mengikuti saja aturan yang sudah dibuat sebelumnya, kedepannya tidak lagi ada seperti begini,” tegasnya.

Reporter : Deva
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: