Ratusan Buruh PT PBAS Demo Tuntut Penyelesaian PHK Sepihak

(dok. KM)
(dok. KM)

CILACAP (KM) – Ratusan pekerja dari PUK SPKEP PT. PBAS (Patra Badak Arum Solusi) Cilacap, yang bekerja di lingkup Pertamina RU IV mendatangi kantor Disnakerintrans guna menuntut penyelesaian PHK yang dilakukan secara sepihak oleh PT. PBAS terhadap seluruh pekerjanya.

Saliman, Ketua FSPKEP PT PBAS mengatakan, “Kami mengadukan ke dinas karena setelah bertahun-tahun kami bekerja, secara tiba-tiba turun surat PHK sepihak, karena perusahaan sudah berjanji akan berkoordinasi dengan serikat jika ada PHK, tapi kenyataannya kita mendapatkan surat PHK tanpa koordinasi dengan serikat,” kata Saliman.

Saliman juga menjelaskan jika pada tanggal 1 Agustus 2018 lalu sudah terjadi koordinasi dan mediasi antara pihak perusahaan dan Disnakertrans bahwa dinyatakan tidak ada PHK, tapi kenyataannya pada tanggal 4 setelah dievaluasi kembali oleh manajemen perusahaan, keputusan berubah 180 derajat dan PHK tetap dilakukan.

Hal tersebut mendorong para buruh outsourcing PT. PBAS mengadukan permasalahan tersebut ke kantor Disnakertrans Cilacap. “PHK masal dilakukan dengan alasan perusahaan mengalami penurunan efektivitas kerja, seolah seperti alasan yang tidak masuk akal. Soalnya pekerjaan dan objek masih ada tapi kenapa kami di PHK?” ujar salah seorang pekerja yang ikut hadir kepada Kupas Merdeka.

Hingga pukul 11.45 WIB siang ini perwakilan dari manajemen PT PBAS belum hadir untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

Repoerter: Sudrajat
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*