Laporan SDN Pabuaran 02 Marak Pungli dan Korupsi Dana BOS, Operator: “Saya Tidak Tahu Menahu”

pungli sekolah
Ilustrasi Pungli di sekolah

BOGOR (KM) – Akhir-akhir ini sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, marak dengan kabar pungutan liar serta dugaan korupsi yang menyalahgunakan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Salah satu sekolah yang dilaporkan oleh warga kepada KM adalah SDN Pabuaran 02.

“Maaf, segala sesuatu yang ada di Pabuaran 02 saya hanya menjalankan tugas sebagai operator tidak lebih,” kata operator SDN Pabuaran 02 Andre saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Bogor, Rabu (22/8/2018).

Ketika ditanya soal adanya pungutan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru di sekolah tersebut, menurutnya, terkait PPDB ada timnya dan dirinya bukan panitia, serta penjualan LKS juga ada timnya dan dirinya tidak andil dalam hal tersebut.

Dia juga menyampaikan kepada KM bahwa untuk anggaran dana BOS yang dialokasikan untuk pembelanjaan buku sebesar 20 persen untuk tahun 2018 di tiap sekolah, dirinya tidak mengetahui pasti sistem dan teknisnya apalagi untuk komitmen “fee” antara distributor dengan sekolah.

“Pembelanjaan buku pun ada timnya. Saya saat itu hanya ditugaskan mengantarkan uang kepada kepala sekolah,” ungkapnya.

Lebih jelas, kata dia, dan tepatnya bisa langsung konfirmasi kepada Kepala Sekolah Dasar Negeri Pabuaran 02.

“Saya hanya pelaksana pak. Apa kata atasan saya yang jelasnya mah. Kita hanya sebagai pesuruh. Dan tidak punya kebijakan apapun. Silahkan bapak konfirmasi saja. Karena kepala sekolah saya yang tahu lebih dalam,” pungkasnya.

Reporter : Deva
Editor : HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*