Komnas Anak Roadshow Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Kasubdit Sudin PPPA dan AP Kota Jakarta Barat, para kader-kader PKK dan Pengelola RPTRA dan Rumah Susun dalam sosialisasi di Jakarta Barat, 31/7/2018
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Kasubdit Sudin PPPA dan AP Kota Jakarta Barat, para kader-kader PKK dan Pengelola RPTRA dan Rumah Susun dalam sosialisasi di Jakarta Barat, 31/7/2018

JAKARTA (KM) – Suku Dinas PPPA dan APP Kota Jakarta Barat di Rusun Flamboyan di Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, melakukan sosialisasi pemberdayaan dan penguatan kepada kelompok-kelompok masyarakat serta kader-kader perlindungan anak yang berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi yang didukung oleh Komnas Perlindungan Anak di 8 tempat di Jakarta Barat.

“Saya berharap program sosialisasi pencegahan tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan ini dapat menginspirasi dan mendorong para kader kader PKK, guru-guru PAUD, para pegiat perlindungan anak di masing-masing kelurahan untuk menjadikan RT, RW serta kelurahan menjadi tempat yang ramah anak dan anti kekerasan terhadap anak dan perempuan,” kata ketua Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait, di hadapan para peserta sosialisasi angkatan terakhir di Rusun Flamboyan, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, 31/7/2018.

Program roadshow sosialisasi pencegahan tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan telah memberikan kesempatan kepada 240 orang kader perlindungan anak dalam 6 angkatan dengan melibatkan pengurus RPTRA, kelurahan dan pengelola rumah susun.

Dalam program roadshow itu para kader pegiat perlindungan anak telah dilatih mendapatkan pengetahuan dan kemampuan melakukan upaya- upaya strategis pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan serta kemampuan untuk melakukan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok orang yang berpotensi menjadi pelaku dan korban kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah Jakarta Barat.

“Salah satu strategi untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap anak dan perempuan, 240 orang kader perlindungan anak yang sudah mendapat pelatihan dan sosialisasi diharapkan dapat mendorong peran serta masyarakat untuk membangun gerakan perlindungan ramah anak berbasis kelurahan dalam lingkup RT dan RW serta menjadikan RPTRA sebagai basis menerima pengaduan masyarakat terhadap kasus-kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan,” lanjut Arist.

Advertisement

Sementara itu, Kasubdit Sudin PPPA dan APP Jakarta Barat sebagai penanggungjawab program dalam penutupan program sosialisasi pencegahan tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan menyebutkan bahwa program roadshow di 8 lokasi yang menjadi target sasaran adalah kader-kader masyarakat potensial yang bermukim di daerah padat penduduk Jakarta Barat untuk diberikan kemampuan melakukan pencegahan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan serta memberikan pemahaman dan pengetahuan atau tips cara cerdas melakukan pencegahan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan di lingkungannya masing-masing khususnya pada daerah-daerah, kelurahan, kampung-kampung dan rumah-rumah padat penduduk yang tersebar di Jakarta Barat.

Arist selaku fasilitator dan narasumber utama menambahkan bahwa dalam program sosialisasi itu, setiap peserta diberikan tips atau kemampuan cerdas untuk mendeteksi secara dini kelompok-kelompok masyarakat, baik orang per orang yang berpotensi menjadi pelaku dan korban tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan di lingkungannya masing-masing, juga memberikan kemampuan kepada pengelola RPTRA untuk dapat menerima dan mengelola setiap laporan kasus-kasus pelanggaran hak anak dan perempuan di lingkungan masing-masing.

Menurut Kasubdit PPPA Jakarta Barat, program roadshow sosialisasi pencegahan tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan terselenggara atas kerjasama dengan partisipasi pengelola RPTRA, lurah, rumah susun serta atas dukungan Komnas Perlindungan Anak sebagai fasilitator dan narasumber utama. “Tidak ada kata damai dan kompromi terhadap kekerasan. Akhiri sekarang juga!” pungkasnya.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: