Kasus Penjualan Aset Pemkot Pangkalpinang, Rumah Mantan Lurah Digeledah Kejati Babel

Penyidik Tipikor Kejati Babel sedang lakukan penggeledahan, Rabu 8/8/2018 (dok. KM)
Penyidik Tipikor Kejati Babel sedang lakukan penggeledahan, Rabu 8/8/2018 (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – Rumah pribadi mantan lurah Selindung, Effendi, pagi hari ini 8/8 didatangi oleh Tim Penyidik Tipikor Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung, yang kemudian melakukan penggeledahan terkait penjualan aset lahan ruang terbuka hijau (RTH) Pemkot Pangkalpinang.

Tim penggeledahan penyidik Tipikor Kejati Babel itu memeriksa beberapa titik, yakni rumah pribadi mantan Lurah Selindung, kantor Lurah Selindung, dan Kantor Camat Gabek. Menurut informasi terakhir di lapangan, penyidik menyita 4 bundel dokumen.

Dokumen yang berhasil disita di kantor Camat Gabek terkait dengan penjualan lahan RTH seluas 23,2 hektare yang berlokasi di Jerambah Gantung, Kelurahan Selindung, yang ditetapkan berdasarkan Perda nomor 1 Tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah Kota Pangkalpinang.

Dugaan sementara ada beberapa orang yang terkait dengan penjualan aset milik Pemkot Pangkalpinang itu, antara lain mantan camat Gabek, Kadiknas Provinsi Bangka Belitung, Kabid Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Bangka Belitung dan seorang PNS Kanwilkumham.

Reporter: Robi Karnito/Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*