Daus Mini Ajak Komnas Anak Perangi Aplikasi “Live Streaming” yang Kerap Suguhkan Pornografi

Daus Mini bersama Ketua Komnas Perlindungan Anak didampingi Tim Komunitas Live Positif Indonesia di Sekretariat Komnas Anak di Pasar Rebo Jakarta Timur, 31/7/2018 (dok. KM)
Daus Mini bersama Ketua Komnas Perlindungan Anak didampingi Tim Komunitas Live Positif Indonesia di Sekretariat Komnas Anak di Pasar Rebo Jakarta Timur, 31/7/2018 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Daus Mini, aktor sekaligus komedian berbadan kecil bertandang ke kantor Komnas Perlindungan Anak di Jalan TB. Simatupang Nomor 33 Jakarta Timur, Selasa, 31/07/2018. Kehadiran Daus Mini diterima Ketua Umum Komnas Anak Arist Merdeka bersama staf. Daus mengajak Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga independen yang selama ini peduli dengan masalah-masalah anak di Indonesia agar bersama-sama memerangi siaran-siaran dan aplikasi live streaming yang banyak menyuguhkan tayangan-tayangan dan atau berita-berita pornografi, khususnya anak-anak.

Daus Mini datang bersama tim dan pengurus Komunitas Live Positif Indonesia (KLPI) yang baru saja mendapat pengesahan status hukumnya dari Kemenkumham.

“Di sosial media dan atau secara khusus di aplikasi-aplikasi live streaming saat ini banyak menyuguhkan konten-konten negatif yang mengandung dan bersifat pornografi yang sangat membahayakan penggunanya, dimana penggunanya banyak ditemukan adalah anak-anak yang masih di bawah umur,” kata Daus.

“Untuk menyikapi dampak negatif siaran-siaran live streaming yang mengeksploitasi anak, maka kerjasama Komunitas Live Positif Indonesia dengan Komnas Perlindungan Anak sangat penting dan diharapkan dapat melakukan upaya-upaya strategis guna mengingatkan para netizen maupun industri reality show untuk tidak melakukan siaran-siaran yang menjurus kepada pornografi dan mengeksploitasi anak sekaligus mendorong agar pihak berwenang dapat melakukan penindakan,” tambah Daus Mini.

Arist menyambut baik gagasan dan ajakan kerjasama ini, mengingat siaran-siaran atau konten konten pornografi saat ini telah merajalela dan sangat mudah diakses oleh anak-anak dan telah pula menjadi candu dan ketergantungan bagi anak-anak.

“Untuk kepentingan melindungi anak dari dampak negatif siaran-siaran maupun live streaming yang mengandung konten pornografi, Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga peduli anak di Indonesia sangat mendukung kerjasama ini dan diharapkan di waktu-waktu yang tidak terlalu lama antara Komnas Perlindungan Anak dengan Komunitas Live Positif Indonesia segera membuat kesepakatan kerjasama (MoU) untuk membagi peran dan menyusun program nyata, cerdas, menarik dan cepat. Program kerjasama ini setelah ditandatangani akan segera diumumkan kepada khalayak ramai guna mendapat dukungan dari publik dan media,” jelas Arist.

Mengakhiri kunjungan Daus Mini di Kantor Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait berpesan pada Daus Mini dan komunitas selebritisnya untuk segera membangun komunitas selebritis yang peduli anak dan anti terhadap kekerasan dan pornografi.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*