SMP Global Insani School Bentuk MPLS yang Buat Siswa Baru Nyaman dan Bersemangat

Guru pembina bersama OSIS saat memberikan materi MPLS di SMP Global Insani School, Bogor (dok. KM)
Guru pembina bersama OSIS saat memberikan materi MPLS di SMP Global Insani School, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ditetapkan sebagai pengganti dari Masa Orientasi Sekolah (MOS), menurut kebijakan dari Kementerian Pendidikan. MPLS ini dilaksanakan oleh OSIS, dalam bimbingan serta pengawasan guru pembina di sekolah yang bersangkutan.

Kebijakan ini dilandasi oleh banyaknya laporan dari masyarakat yang mengatakan bahwa kegiatan MOS di sekolah-sekolah selalu diwarnai dengan tindakan kekerasan, bullying, dan pelecehan yang dilakukan oleh kakak kelas atau seniornya. Oleh karena itu, MPLS selalu diawasi dan dibimbing oleh guru.

Guru pembina MPLS di SMP Global Insani School (GIS), Wiharyati, mengaku bahwa kegiatan tersebut di sekolahnya diisi dengan berbagai aktivitas seperti pengisian materi tentang visi dan misi sekolah, tata tertib sekolah, cara belajar efektif, PBB (Peraturan Baris Berbaris), trafficking, Wawasan Wiyata Mandala, bakat dan minat siswa, penumbuhan budi pekerti dan GLS (Gerakan Literasi Sekolah), “yang semuanya dilakukan dengan perencaan dan penyampaian yang sangat baik.”

“Selain itu siswa baru yang berjumlah 81 siswa-siswi ini juga diajak bersosialisasi dengan berbagai kegiatan rutin yang sudah dilakukan di sekolah kami seperti kegiatan shalat dhuha dan mengaji Al Quran sebelum pembelajaran di mulai. Shalat dzuhur berjamaah dan belajar tamyiz pada siang hari khusus untuk siswa yang beragama Islam,” terangnya.

Dengan cara ini, lanjutnya, diharapkan siswa baru dapat lebih mengenal warga sekolah, yaitu kepala sekolah, guru, tata usaha, penjaga sekolah, serta lingkungan sekolahnya dengan baik. “Sehingga siswa baru nantinya tidak canggung dan langsung akrab dengan lingkungannya,” sambungnya.

MPLS sendiri dilaksanakan selama tujuh hari, dimulai hari Senin (16/7) sampai hari Sabtu (21/7) nanti. Pada hari terakhir nanti diprogramkan pertunjukan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah yang didemonstrasikan oleh kakak kelas siswa di hadapan siswa baru.

Ada beberapa ekstrakurikuler yang menampilkan kemampuannya seperti pramuka, PMR (Palang Merah Remaja), Paskibra, karate, dan Seni. Ekstrakurikuler seperti pramuka dan Paskibra menampilkan kemampuan dalam hal PBB (Peraturan Baris Berbaris) sementara PMR mendemonstrasikan kemampuannya dalam menolong korban dengan melakukan pertolongan pertama dan pembuatan tandu, sementara karate melakukan gerakan-gerakan bela diri.

“Cara ini untuk menjaring minat dan bakat siswa baru terhadap ekstrakurikuler yang ada di sekolah kami. Sebenarnya masih banyak ekstrakurikuler lain seperti futsal, bola volley, bola basket, badminton, tenis meja, catur, dan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi),” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Global Insani School Erman Badruzzaman berharap kegiatan tersebut akan efektif membuat siswa baru nyaman di lingkungan sekolah baru.

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan memberikan kesan yang mendalam kepada peserta didik baru bahwa belajar di sekolah yang baru itu menyenangkan” harapnya.

Reporter: Wawan
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*