SMAN 1 Bojonggede Isi MPLS dengan Beragam Kegiatan dan Pertunjukan Ekstrakurikuler

Peserta MPLS di SMAN 1 Bojonggede, Bogor (dok. KM)
Peserta MPLS di SMAN 1 Bojonggede, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) DI SMAN 1 Bojonggede resmi dibuka oleh kepala sekolah Wawan, Senin (16/07) kemarin di halaman sekolah. MPLS ini dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dari Kementerian Pendidikan, dilaksanakan oleh OSIS dan dibimbing oleh guru pengawas.

MPLS ini dilaksanakan dengan tujuan membentuk siswa berkarakter dan bermoral serta mengenal seluruh lingkungan sekolah beserta peraturan tata tertib termasuk antar siswa dan staf pendidik.

Nia Chaerunisa selaku guru pembina menjelaskan bahwa kegiatan MPLS di sekolah diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya adalah pengisian materi tentang visi dan misi sekolah, tata tertib sekolah, cara belajar efektif, PBB (Peraturan Baris Berbaris), wawasan wiyata mandala, bakat dan minat siswa, penumbuhan budi pekerti dan GLS (Gerakan Literasi Sekolah) yang semuanya dilakukan dengan perencaan dan penyampaian yang baik.

Selain itu, siswa baru yang berjumlah 252 siswa siswi ini juga diajak bersosialisasi dengan berbagai kegiatan rutin yang sudah dilakukan di sekolah kami seperti kegiatan shalat dhuha, dan mengaji Al Qur’an sebelum pembelajaran dimulai. Shalat dzuhur berjamaah dan belajar tamyiz pada siang hari khusus untuk siswa yang beragama Islam.

MPLS ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak hari Senin (16/7) sampai hari Rabu (18/7), disusul dengan pertunjukan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah, yang didemonstrasikan oleh kakak kelas siswa di hadapan siswa baru besok 19/7.

“Ada beberapa ekstrakurikuler yang menampilkan kemampuannya, seperti pramuka, PMR (Palang Merah Remaja), Paskibra, karate, dan seni. Ekstrakurikuler seperti pramuka dan paskibra menampilkan kemampuan dalam hal PBB (Peraturan Baris Berbaris) sementara PMR mendemonstrasikan kemampuannya dalam menolong korban dengan melakukan pertolongan pertama dan pembuatan tandu, sementara karate melakukan gerakan-gerakan bela diri,” papar Nia.

“Cara ini untuk menjaring minat dan bakat siswa baru terhadap ektrakurikuler yang ada di sekolah kami. Sebenarnya masih banyak ekstrakurikuler lain seperti futsal, bola voli, bola basket, badminton, tenis meja, catur, dan TIK,” lanjutnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan memberikan kesan yang mendalam kepada peserta didik baru bahwa belajar di sekolah yang baru itu menyenangkan,” harap Kepsek Wawan.

Reporter: Wawan
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*