Politisi PDIP Minta Polri Perketat Razia Kepemilikan Senjata Ilegal

Anggota DPRD DKI Jakarta, Gani Suwondo (dok. KM)
Anggota DPRD DKI Jakarta, Gani Suwondo (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Kasus penembakan terhadap seorang pria bernama Herdi di Jalan Jalembar Aladin, RT 3 RW 6 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara menggemparkan masyarakat setempat. Terlebih, penembakan tersebut diduga tidak terkait dengan perampokan, karena barang-barang berharga milik korban tidak ada yang hilang. Dari kasus penembakan tersebut, polisi mengungkapkan bahwa motif kejahatan pelaku akibat dari adanya “persaingan bisnis”.

Menurut keterangan para saksi dan eksekutor, mereka melakukan aksinya dengan sangat santai dan terlatih. Pasalnya, para pelaku yang menggunakan kendaraan Motor Yamaha N-Max itu langsung meninggalkan lokasi usai melakukan aksinya.

Politisi PDIP Gani Suwondo yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta (DPRD DKI) Komisi A, mengatakan bahwa kejadian ini “tentu saja menjadi teror yang menakutkan bagi masyarakat”.

Pengacara ini juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian.

“Semoga kasus serupa tidak terulang kembali serta pihak kepolisian agar segera lebih ketat terkait kepemilikan senjata api ilegal, kalau perlu pihak kepolisian razia lokasi-lokasi yang terindikasi sebagai wilayah peredaran senjata api ilegal tersebut di wilayah DKI Jakarta,” ujar Gani dalam rilis yang diterima KM sore ini 25/7.

Sebagai perwakilan rakyat, pihaknya bekerjasama dengan pihak kepolisian DKI Jakarta untuk terus melakukan pengawasan sehingga situasi dan kondisi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara tetap aman. Kedepannya, politisi PDIP itu berharap agar tidak akan ada lagi kejadian serupa.

Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara menangkap pelaku penembakan terhadap seorang pengusaha, Herdi (45), di Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku berinisial J ditangkap di Jakarta pada Selasa (24/7) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono belum menjelaskan secara detail soal kronologi penangkapan tersebut. Selain itu, pelaku lain yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut masih diburu polisi.

“Sedang kita kembangkan (pelaku lain),” ujarnya.

Herdi sebelumnya tewas ditembak orang tak dikenal saat hendak memasuki rumahnya di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7) pukul 21.47 WIB. Pelaku diduga berjumlah dua orang dan mengendarai motor berboncengan.

Reporter: MI/Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*