Panglima Perintahkan TNI Dukung Asian Games, Cegah Merebaknya “Cyber Narco-terrorism”

Ws Kasrem 071 Wijayakusuma Letkol Fajari membacakan amanat Panglima TNI dlm upacara 17/07/2018 di Makorem 071, Banyumas
Ws Kasrem 071 Wijayakusuma Letkol Fajari membacakan amanat Panglima TNI dlm upacara 17/07/2018 di Makorem 071, Banyumas

BANYUMAS (KM) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi peran serta para prajurit dan PNS TNI atas pelaksanaan tugas pada pelaksanaan Pilkada serentak di 171 wilayah di Indonesia, yang tersebar di 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten dapat berjalan dengan tertib dan aman, tanpa ada gejolak kericuhan yang berarti.

Menurutnya, hal ini menjadi momentum yang sangat baik dalam berdemokrasi di negara kita sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat kita sudah semakin dewasa dalam menerima berbagai perbedaan dalam menyalurkan aspirasinya.

Panglima TNI menyampaikan hal tersebut dalam amanat tertulisnya pada upacara 17 Juli 2018 yang dibacakan Ws.Kasrem 071/Wk Letkol Fajari di lapangan Makorem 071/Wk, Banyumas, pagi ini.

Marsekal Hadi mengatakan bahwa secara individu, prajurit TNI tidak melaksanakan hak pilih namun itu tidak menjadi halangan untuk senantiasa menjaga dan mengawal pelaksanaan pesta demokrasi sehingga dapat berjalan sukses dan lancar.

“Terima kasih atas komitmen netralitas yang telah ditunjukkan prajurit TNI, dimana netralitas tersebut menjadi salah satu kunci pesta demokrasi yang berlangsung dengan damai,” ungkapnya.

“Di samping pelaksanaan Pilkada, program nasional yang perlu menjadi perhatian TNI selanjutnya adalah perhelatan akbar Asian Games ke-18 yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus sampai dengan 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Hal ini mengingat Asian Games ini mempunyai nilai yang sangat strategis sebagai ajang penting untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia, sekaligus sebagai national branding Indonesia di panggung internasional,” lanjutnya.

“Saya perintahkan kepada segenap Prajurit dan PNS TNI untuk turut serta mendukung dan mensukseskan jalannya perhelatan akbar yang berskala internasional ini,” imbuh Panglima TNI.

Menyinggung kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, Marsekal Hadi menyampaikan bahwa saat ini telah muncul kelompok baru yaitu “cyber narco-terrorism”. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

Hal ini menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia.

“Kita harus mewaspadai dan mengantisipasi serta mencegah secara dini cyber narco-terrorism yang menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia. Sehingga diharapkan, kita harus siap mengantisipasi perkembangan situasi,” ajak Hadi.

Reporter: Marsono
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.