MAPAN Indonesia Perluas Jangkauan Upaya Anti Narkoba, Serahkan SK Kepengurusan Wilayah Bekasi dan Lampung

Penyerahan SK Pimpinan Daerah MAPAN Indonesia Provinsi Lampung (dok. KM)
Penyerahan SK Pimpinan Daerah MAPAN Indonesia Provinsi Lampung (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Sulitnya memberantas peredaran narkoba di Indonesia membutuhkan kerja ekstra keras dari aparat terkait maupun peran masyarakat.

Terlebih lagi, korban-korban (pemakai) narkoba ini banyak dari kalangan remaja yang masih usia produktif.

Melihat hal tersebut, LSM “Masyarakat Peduli Anti Narkoba” (MAPAN) Indonesia ikut terjun mengambil bagian dalam memerangi dan memberantas peredaran narkoba serta memberikan penyuluhan-penyuluhan terkait bahaya narkoba sebagai wujud peduli terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum MAPAN Indonesia, PSF Parulian Hutahaean dalam sambutannya saat diadakannya acara penyerahan SK Kepengurusan Pimpinan Resort Kabupaten Bekasi dan Pimpinan Daerah Provinsi Lampung di Rumah MAPAN Indonesia, Perum. Bekasi Griya Pratama, Blok C1 No. 26, Tambun, Bekasi, Rabu (11/07/18).

“Pimpinan Daerah maupun Pimpinan Resort Kab/Kota yang sudah mendapatkan SK agar dapat menjaga nama baik MAPAN Indonesia. Dapat mengembangkan dan bersatu dengan masyarakat untuk menjaga kota, desa, dan kampung dari bahaya narkoba. Serta yang terpenting adalah kita harus konsisten dalam memerangi peredaran bahaya narkoba sampai ketingkat sekolah-sekolah dari TK, SD, SMP dan SMA,” harap lelaki yang akrab dipanggil dengan sebutan Rully ini.

Adapun susunan pengurus yang diberikan SK oleh Ketum MAPAN Indonesia yang didampingi Pendiri MAPAN Indonesia yang juga sebagai Wakil Bendahara Umum, Rachmayanti, yaitu untuk Resort Kabupaten Bekasi, Ririn Natalia (Ketua), Tony Irawan (Sekretaris), dan Sumiati (Bendahara). Sedangkan untuk Pimpinan Daerah Provinsi Lampung, Hendri Pustika (Ketua), Rizky Efriliandis, SH (Sekretaris), Muammar Kadafi (Bendahara).

“Kita sudah membentuk 11 resort di kabupaten/kota di Provinsi Lampung dan kalau tidak ada halangan pada bulan September tahun ini kita akan mengadakan pelantikan,” jelas Hendri usai mendapatkan SK.

Sementara itu saat ditemui awak media, Ketua Resort Kabupaten Bekasi Ririn Natalia menyatakan,
mudah-mudahan dengan adanya MAPAN Indonesia ini bisa mengajak muda-mudi, remaja dan masyakat ikut bersama dan bersatu untuk memerangi bahaya narkoba. “Selain membentuk jaringan MAPAN di tingkat kecamatan kita juga intens memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah,” tambahnya.

“Dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi, sudah 10 kecamatan yang telah kita bentuk, Insya Allah akhir 2018 seluruh kecamatan di sini sudah terbentuk MAPAN Indonesia.”

MAPAN Indonesia yang berdiri pada tanggal 10 Desember 2017 dan dideklarasikan pada 18 Februari 2018 sudah mempunyai cabang baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Reporter: ws/red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*