Diduga Stres Karena Tertipu, Pedagang Cilok Meninggal di Tengah Jalan

Polisi mengumpulkan keterangan warga di lokasi ditemukan jenazah pedagang cilok di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor (dok. KM)
Polisi mengumpulkan keterangan warga di lokasi ditemukan jenazah pedagang cilok di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Seorang pedagang cilok meninggal dunia di tengah jalan di Desa Curug RT 06/05 Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Sabtu siang 28/7. Lelaki paruh baya itu diketahui bernama AA Supriatna (54), warga Kp. Bojong Kulon RT 04/12 Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur.

Menurut kronologi pihak kepolisian, seorang saksi, Didi, mengatakan bahwa sebelum meninggal, Supriatna sempat istirahat di tempat tambal ban miliknya. Kemudian setelah istirahat, ia mendorong gerobak cilok miliknya. Tidak lama berjalan sambil mendorong gerobaknya, tiba-tiba pria itu terjatuh lemas. Selanjutnya, Didi melihat kondisi korban dalam keadaan lemas, lalu meminta tolong kepada warga untuk membantu korban. Saat memeriksa denyut nadinya, Didi mengaku bahwa korban sudah tidak berdenyut lagi. Ia pun kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Setelah tiba di TKP, anggota Polsek Gunung Sindur beserta warga membawa korban ke Puskesmas Gunung Sindur. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter puskesmas bahwa korban secara medis dinyatakan meninggal dunia,  pihak Kepolisian langsung menghubungi keluarga korban.

Menurut keterangan kakaknya, diketahui bahwa almarhum Supriatna mempunyai riwayat sakit darah tinggi dan belakangan ini berada di bawah tekanan batin karena 1 minggu lalu pernah tertipu di daerah Bekasi dengan orang yang tidak dikenal. Karena modal dagang ciloknya habis, Supriatna memberitahu kepada kakaknya bahwa dirinya malu kalau pulang ke kampung tidak membawa uang, sehingga 3 hari yang lalu korban pergi ke Gunung Sindur membantu jualan cilok milik temannya.

Reporter: ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*