TNI Akan Gelar Maraton Internasional di Lombok September Ini

Konferensi pers ‘The Indonesian National Armed Forces International Marathon’ di kawasan FX Senayan, Selasa (26/6) yang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Beach, The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 23/9/ 2018 mendatang.
Konferensi pers ‘The Indonesian National Armed Forces International Marathon’ di kawasan FX Senayan, Selasa (26/6) yang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Beach, The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 23/9/ 2018 mendatang.

JAKARTA (KM) – Dalam rangka HUT ke-73, untuk pertama kalinya TNI akan menyelenggarakan event maraton bertaraf internasional yang akan diikuti pelari-pelari internasional, nasional, TNI-Polri dan masyarakat umum. “The Indonesian National Armed Forces International Marathon” ini akan dihelat di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Beach, The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 23/9/ 2018 mendatang.

Ketua panitia, Brigjen TNI Mochammad Hasan menuturkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka HUT ke-73 Tentara Nasional Indonesia, sekaligus untuk memasyarakatkan olahraga lari dan mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus The Mandalika sebagai salah satu potensi pariwisata Indonesia. Pun demikian, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat sinergitas TNI dengan masyarakat.

“Selain itu, tentunya kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit baru atlet lari Indonesia. Targetnya, kegiatan ini bisa diikuti oleh 10 ribu pelari dari dalam dan luar negeri dengan jumlah hadiah total senilai Rp 10 miliar. Ini yang terbesar dan pertama kali di Indonesia. Nantinya, even ini akan diikuti pula dengan pertunjukan tim aerobatic Jupiter dari TNI AU, pameran alutsista TNI, pertunjukan seni budaya khas Lombok, hingga karya bakti TNI,” paparnya dalam press conference The Indonesian National Armed Forces International Marathon di kawasan FX Senayan, Selasa (26/6).

Pria yang sehari-harinya menjabat sebagai Kadisjas TNI AD ini menambahkan, pihaknya berharap event ini bisa mewujudkan mimpi para pelari di Tanah Air, agar Indonesia bisa memiliki even marathon berskala internasional seperti Boston Marathon atau Tokyo Marathon.

“Tentu harapannya event ini sukses terlaksana dan bisa mendapat pengakuan seperti even-even marathon internasional lainnya,” tandas Brigjen Hasan.

Advertisement

Sementara itu, Koordinator Publikasi maraton TNI itu, Kolonel Inf Kristomei Sianturi memaparkan, lomba maraton internasional ini nantinya akan terbagi dalam empat jarak tempuh dengan berbagai kategori.

“Untuk (kategori) jarak 5K itu ada kategori Pelajar Putra/Putri, WNI <18 tahun dan Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun. Kategori 10K ada kategori Master Putra/Putri, WNI >45 tahun, Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun, serta TNI/Polri Putra/Putri. Kategori 21K ada Master Putra/Putri, WNI >45 tahun, Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun, serta TNI/Polri dan Angkatan Bersenjata/Polisi Internasional Putra/Putri. Terakhir, Kategori 42K dengan kategori Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun dan Internasional Putra/Putri, WNA 18-45 tahun,” paparnya.

Ditambahkan olehnya, TNI siap menjamin masalah ketersediaan akomodasi, kenyamanan hingga masalah transportasi dan keamanan seluruh peserta event internasional ini.

“Ini event internasional yang membawa nama bangsa dan negara, kita akan fight untuk menyukseskannya. Semoga nantinya even ini bisa menjadi agenda tetap yang diakui oleh IAAF,” tambah Kapendam Jaya/Jayakarta ini.

Hadir dalam kesempatan press conference antara lain legenda hidup atletik Indonesia sekaligus pemegang rekor nasional marathon Eduardus Nabunome, atlet lari nasional yang juga berstatus sebagai personil TNI, Agus Prayogo dan Atjong Tio, perwakilan Uni Eropa dan IAAF, hingga berbagai komunitas lari di Indonesia.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: