SPN Pantau Ketat Pembayaran THR di Perusahaan Anggota Agar Tepat Waktu

Ketua DPP SPN Iwan Kusmawan (dok. KM)
Ketua DPP SPN Iwan Kusmawan (dok. KM)

BOGOR (KM) – DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN) melaporkan bahwa bagi lebih dari 300 ribu anggotanya yang bekerja di 631 perusahaan di 72 kota dan kabupaten seluruh Indonesia, hingga kini belum ada laporan terkait penundaan tunjangan hari raya (THR.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) Iwan Kusmawan dalam keterangan pers mya yang diterima KM kemarin 6/5.

Namun demikian, menurut Iwan, tidak tertutup kemungkinan bakal juga terjadi penundaan pembayaran atau tidak membayar sama sekali oleh perusahaan.

“Hal ini dilihat dari pengalaman sebelumnya,” ungkapnya.

“Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, ada juga perusahaan yang membayarkan THR kepada karyawannya 2 hari sebelum hari raya. Pelaksanaan pemberian THR dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketetapan Pemerintah, itu tergantung empati pejabat yang menangani,” kata Iwan.

“Untuk mengantisipasi hal itu, DPP SPN sudah mengeluarkan instruksi kepada seluruh perangkat dan anggota agar terus melakukan pemantauan dan investigasi serta membuka posko pengaduan THR. Jangan sampai ada perusahaan yang diam-diam tidak taat, tahu-tahu meledak aksi, ini yang tidak kami harapkan. Sekali lagi kami menghimbau kepada seluruh peruasahaan agar memberikan THR kepada pegawainya tepat waktu sesuai dengan Permenaker no 6 Tahun 2016, yaitu seminggu sebelum hari raya,” tuturnya.

Advertisement

Disisi lain, lanjutnya, pembayaran THR ada juga yang sudah disepakati dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Sehingga nilainya bukan hanya satu bulan upah justru bisa lebih dari satu bulan.

“Karena berdasarkan kesepakatan, maka kami menilai hal tersebut menandakan berjalannya hubungan industrial di perusahaan tersebut,” ujar Iwan menambahkan.

Pembayaran THR diberikan oleh perusahaan kepada mereka yang telah bekerja selama 12 bulan berturut-turut dengan besaran satu bulan upah. “Sedangkan untuk pekerja yang belum mencapai 1 tahun, pembayaran THR diberikan secara proporsional,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*