LH-PWRI Tuding Teror Bom Sebagai Upaya Memecah Belah Kerukunan Umat Beragama

Azrai Ridha, SH, Ketua Lembaga Hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (LH-PWRI)
Azrai Ridha, SH, Ketua Lembaga Hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (LH-PWRI)

JAKARTA (KM) – Meningkatnya aksi terorisme yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab belakangan ini merupakan tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan. Aksi teror bom yang mulai terjadi hingga hari ini diduga buntut dari tragedi kerusuhan beberapa waktu lalu yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua Depok yang mengakibatkan 6 orang tewas.

Selang beberapa hari, terjadi bom bunuh diri yang terjadi di beberapa titik di wilayah Surabaya, Jawa Timur, seperti gereja dan halaman Polrestabes Surabaya yang mengakibatkan beberapa korban jiwa.

Terkait dengan hal tersebut, banyak pihak dan tokoh yang mengutuk perbuatan biadab dan tidak berperikemanusiaan tersebut. Termasuk juga dari Lembaga Hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (LH-PWRI) yang pada hari ini mengeluarkan surat edaran pernyataan sikapnya.

Dalam pernyataan Sikapnya, LH-PWRI menuding bahwa tindakan teror yang terjadi hingga saat ini adalah “sebagai upaya untuk memecah belah kerukunan umat beragama dengan meneror gereja untuk menyudutkan golongan tertentu.” Hal ini tertuang dalam surat edaran pernyataan sikap pada poin ke-3.

Berikut adalah isi dari Surat Edaran Pernyataan Sikap Lembaga Hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (LH-PWRI) :

1. Mengucapkan turut berduka cita atas gugurnya anggota Polri dan warga masyarakat atas peristiwa teror baik di Mako Brimob dan di Surabaya serta Sidoarjo.

2. Mengutuk serangan pemboman yang terjadi di gereja oleh kelompok peneror yang mengakibatkan banyak korban anggota Polri dan warga masyarakat yg tidak berdosa dan menyatakan bahwa perbuatan ini adalah kejahatan kemanusiaan serta tidak berperikemanusiaan.

3. Bahwa perbuatan ini ini adalah upaya memecah belah kerukunan antara umat beragama dengan meneror gereja untuk menyudutkan golongan tertentu, oleh karenanya kami mengharap masyarakat tidak terpancing dengan upaya pecah belah ini dan tetap menjaga kerukunan antara anak bangsa tanpa membedakan ras dan golongannya.

4. Bahwa kami mendukung semua langkah yang diambil oleh negara dalam upaya melindungi warganya dari ancaman-ancaman kekerasan oleh karenanya mengharapkan agar negara segera menuntaskan kejahatan ini dan mencari aktor intelektualnya serta menghukum sesuai dengan undang undang yang berlaku.

5. Kepada keluarga korban kami mendoakan agar bersabar menghadapi musibah yang terjadi dan mengharapkan pemerintah melalui POLRI, TNI, BIN dan badan lainnya agar dapat bekerja maksimal dan rakyat akan mendukung semua langkah hukum oleh negara.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*