Warga Gunung Batu Dipungut Rp. 500 Ribu untuk PTSL, Tuding Dijadikan Ajang Pungli

BOGOR (KM) – Warga RW 06 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, mengeluhkan biaya yang diminta untuk program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) sebesar Rp 500 ribu.

Salah satu warga RW 06 berinisial AW mengatakan, “kami di wilayah RW 06 dimintai biaya sebesar Rp.500 ribu oleh para petugas yang mengurus program PTSL ini,” jelasnya kepada kupasmerdeka.com Sabtu 14/04/2018.

“Ya hampir seluruh warga di RW 06 dibebankan biaya sebesar Rp.500 ribu, ini kan tidak sesuai aturan yang ada, PTSL ini kok seperti dijadikan proyek mencari keuntungan ya?” kata AW.

AW menuturkan, “sudah banyak berita beredar bahwa jika biaya yang dibebankan kepada warga yang mendaftar PTSL lebih dari Rp.150 ribu itu termasuk dalam pungutan liar.”

“Tapi kenapa masih banyak oknum petugas-petugas PTSL yang meminta dan menetapkan biaya lebih dari Rp.150ribu, dan kemana penegak hukum kenapa tidak ada tindakan terhadap hal ini?” ketusnya.

“Kami warga sangat antusias dengan program PTSL ini tapi kenapa kok malah dijadikan ajang pungli?” tutupnya.

Berdasarkan Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri AGR-BPN, Mendagri dan Kemendes, serta Peraturan Walikota (Perwali) 2017 dalam program PTSL di Kota Bogor ini dibebankan biaya kepada masyarakat sebesar Rp 150 ribu. Namun, kuat indikasi terjadinya pungli di beberapa wilayah di Kota Bogor, dengan pungutan hingga lebih dari Rp. 1 juta per bidang.

Reporter: Dody, Rendi
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*