Rencana Pengembalian Fungsi Pujasera Taman Yasmin Dikritisi Anggota DPRD Kota Bogor

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Edi Darmawansa (dok. KM)
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Edi Darmawansa (dok. KM)

BOGOR (KM) – Adanya isu terkait akan dikembalikannya fungsi prasarana dan fasilitas umum di lingkungan Perumahan Yasmin Sektor III Kota Bogor (Area Pujasera) yang diajukan oleh pengurus RW 08 dengan LPM Kelurahan Curug Mekar Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor menimbulkan keresahan bagi para pedagang.

Berdasarkan surat Dinas Pengawasan dan Pemukiman Kota Bogor nomor 660/570/ TRTB tanggal 06 April 2016 tentang Fasos dan Fasum Perumahan, Area Pujasera adalah ruang terbuka hijau, non terbuka hijau dan parkir. Dalam surat itu, dikatakan bahwa area Pujasera “kumuh dan kotor dengan adanya pasar kaget.”

Hal tersebut membuat keresahan para pedagang yang notabene merupakan warga Bogor yang sejak lama mencari nafkah di area Pujasera Perumahan Yasmin Sektor III.

Kondisi tersebut mendapat respon dari Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Edi Darmawansa.

Advertisement

“Tindakan terhadap para pedagang yang sifatnya mingguan atau pasar kaget jangan juga sewenang-wenang, apakah sudah ada dialog bersama dengan para pedagang untuk musyawarah bersama?” ungkapnya kepada kupasmerdeka.com Senin 30/04/2018.

“Ya mereka hanya mencari nafkah, jangan sampai mengganggu terhadap mata pencarian, apalagi pedagang ini adalah warga Kota Bogor, jangan bertindak seenaknya untuk mengusir mereka.”

Edi menuturkan, “alangkah baiknya untuk menata menjadi lebih baik, terkait masalah kebersihan itu bisa ditertibkan bersama-sama, ada Dinas terkait yang dapat diberdayakan bersama, ini kan untuk kebaikan masyarakat Kota Bogor.”

“Pemerintah Kota Bogor juga harus menyadari jika mau menggusur atau memindahkan para pedagang disana, harus dipikirkan mau dipindahkan kemana. Saya tegaskan jangan bertindak sewenang-wenang dalam menata para pedagang, mereka hanya sekedar mencari nafkah,” tutupnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*