Plt Gubernur Jateng Janjikan Bantuan Rp 15 Juta dan Rp 10 Juta Bagi Korban Gempa Banjarnegara

Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko meninjau tempat pengungsian terdampak gempa di Kalibening, Banjarnegara, Kamis (19/4/2018) petang. Turut serta dalam kunjungan tersebut Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Dandim 0704/Bna Letkol Inf Bagas Gunanto dan rombongan lain.
Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko meninjau tempat pengungsian terdampak gempa di Kalibening, Banjarnegara, Kamis (19/4/2018) petang. Turut serta dalam kunjungan tersebut Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Dandim 0704/Bna Letkol Inf Bagas Gunanto dan rombongan lain.

BANJARNEGARA (KM) – Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko memastikan kebutuhan dasar bagi pengungsi korban bencana gempa Bumi Kalibening, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah tercukupi, terutama kebutuhan makan bagi para pengungsi dan relawan.  Hal tersebut diutarakan Heru saat meninjau tempat pengungsian di SDN 2 Sidakangen Kecamatan Kalibening, Kamis (19/04/2018).

Selain meninjau lokasi gempa di Kalibening, bantuan uang sebesar Rp 50 juta juga disalurkan melalui Bupati Banjarnegara. Pemerintah Provinsi akan memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta per rumah yang roboh, dan Rp 10 juta bagi rumah yang rusak parah. Menurut Heru, angka ini dirasa masih kurang, sehingga Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan bersama-sama meminta bantuan ke pada Pemerintah Pusat, melalui BNPB dan Kementrian Sosial sehingga diharapkan rumah yang ambruk akibat gempa 4,4 SR, bisa dibangun kembali.

Selain itu, Heru juga menyatakan, Pemerintah Provinsi memiliki anggaran darurat penanganan bencana. “Jika dirasa uang tersebut masih kurang maka akan ditambah dalam APBD Perubahan,” terangnya.

“Proses perbaikan rumah yang rusak dan roboh memerlukan waktu, terutama dalam pencairan dana penanganan bencana. Maka bagi warga yang rumahnya roboh dan tidak bisa dihuni lagi akan dibangunkan hunian sementara,” tambahnya.

Advertisement

“Yang dari Provinsi akan kita susulkan, bantuan untuk rumah roboh Rp 15 juta, rusak parah sebesar Rp 10 juta. Bantuan ini memang tidak cukup, makanya kita gorong royong. Kita usulkan ke BNPB, Bupati juga ikut membantu,” kata Heru didampingi Bupati Banjarnegara dan Danrem 071/Wijayakusuma.

Hingga Kamis malam, jumlah pengungsi yang terdata di tujuh pengungsian mencapai 1.939 jiwa. Selain itu, menurut data di BPBD Banjarnegara, gempa yang terjadi Rabu (18/4/2018) mengakibatkan 316 rumah rusak parah di empat desa, yakni Desa Kasinoman, Kertosari, Plorengan dan Sidakangen, dengan korban jiwa mencapai 2 orang.

“Terima kasih kepada semua pihak yang bersedia membantu baik tenaga dan donasinya untuk menolong saudara kita yang ada di Kecamatan Kalibening,” kata  Heru saat memberikan sambutannya.

“Kita Percayakan kepada Bupati Banjarnegara dan Perangkat Daerahnya agar dapat menyelesaikan penanganan bencana gempa bumi di Kalibening dan rencananya Provinsi akan menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya hancur Rp 15.000.000, dan Rp 10.000.000, untuk perbaikan yang rusak ringan dan sedang,” jelasnya.

Reporter: Marsono
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*